Ngeri, Kematian Akibat Covid-19 di Garut Capai Rekor Tertinggi

Ngeri,  Kematian Akibat Covid-19 di Garut Capai Rekor Tertinggi
Foto: Zainulmukhtar



INILAH, Garut- Setelah hampir setiap hari terjadi kematian pasien positif Covid-19, kini volume harian kematian akibat Covid-19 di Kabupaten Garut mencapai rekor tertinggi. 

Sebanyak delapan pasien positif Covid-19 meninggal dunia dalam satu hari, Selasa (1/6/2021). Sebanyak lima orang di antaranya perempuan dan tiga orang laki-laki. 

Selengkapnya, mereka yakni perempuan (KC-9930 A) berusia 75 tahun asal Kecamatan Cikajang, laki-laki (KC-9563) usia 76    tahun asal Kecamatan Cilawu, perempuan (KC-9945    A) usia    52 tahun asal Kecamatan Cisewu, laki-laki (KC-9466) usia 59 tahun asal Kecamatan Karangpawitan, perempuan (KC-9670) usia 67 tahun asal Kecamatan Karangpawitan, perempuan (KC-9765) usia 65 tahun dari Kecamatan Leles, perempuan (KC-10119 A) usia 52 tahun asal Kecamatan Peundeuy, laki-laki (KC-10160 A) usia 77 tahun dari Kecamatan Tarogong Kidul. 


Penambahan sebanyak delapan pasien positif meninggal dunia tersebut membuat akumulasi pasien meninggal dunia akibat Covid-19 di Kabupaten Garut meningkat menjadi sebanyak 432 orang, atau 4,25 persen dari total jumlah pasien terkonfirmasi positif sebanyak 10.165 orang.

Sebaran kecamatan terdapat kasus kematian akibat Covid-19 pun kini bertambah menjadi sebanyak 38 dari 42 kecamatan di Kabupaten Garut. 
Sebelumnya, rekor tertinggi jumlah harian kematian akibat Covid-19 di Kabupaten Garut mencapai sebanyak enam orang. 

Jumlah pasien terkonfirmasi positif Covid-19 sendiri mengalami penambahan volume harian sebanyak 140 orang. Mereka terdiri 78 perempuan dan 62 laki-laki berusia antara satu hari sampai 83 tahun. 

Mereka berasal dari Kecamatan Tarogong Kidul (21), Karangpawitan (17), Tarogong Kaler (12), Pakenjeng (12), Kadungora (11), Cikelet (10), Garut Kota (7), Cibatu (5), Cisewu (5), Sukawening (5), Banyuresmi (4), Wanaraja (4), Peundeuy (4), Kersamanah (3), Balubur Limbangan (2), Banjarwangi (2), Cilawu (2), Cisurupan (2), Samarang (2), Pasirwangi (2), Bungbulang (2), Bayongbong (1), Cikajang (1), Karangtengah (1), Leles (1), Mekarmukti (1), dan Kecamatan Sucinaraja (1). 

Keterangan Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Garut disampaikan Koordinator Komunikasi Publik/Humas Muksin, penambahan sebanyak 140 pasien positif Covid-19 itu ditemukan berdasarkan hasil pemeriksaan RT PCR sebanyak 73 orang, dan sebanyak 67 orang ditemukan dari hasil pemeriksaan rapid tes antigen pada kasus kontak erat dan suspek.

Dilaporkan, terdapat juga penambahan pasien selesai pemantauan isolasinya sebanyak 38 orang. Sehingga akumulasi pasien dinyatakan sembuh dari Covid-19 menjadi sebanyak 8.606 orang, atau 84,6 persen. 

"Masih ada sebanyak 761 pasien positif Covid-19 isolasi mandiri, dan sebanyak 363 pasien positif dalam isolasi perawatan rumah sakit," Muksin menambahkan.(zainulmukhtar)