Umuh Muchtar Turut Berduka Kepergian Ibunda Ketum PSSI

Umuh Muchtar Turut Berduka Kepergian Ibunda Ketum PSSI
Foto: Muhammad Ginanjar



INILAH, Bandung - Komisaris PT Persib Bandung Bermartabat (PBB) Umuh Muchtar sampaikan duka yang mendalam untuk Ketua Umum PSSI, Mochammad Iriawan. Pasalnya, Komisaris Jenderal (Komjen) Pol (Purnawirawan) itu baru saja kehilangan ibunda tercinta. 

Almarhumah bernama Laila Solihaty binti Herman Karl Shcneider itu meninggal dunia pada usia 80 tahun di Rumah Sakit Medistra, Jakarta, pada Senin (31/5/2021) tepat pukul 21.51 WIB. 

Umuh pun mendatangani kediaman Almarhumah di Komplek Alamanda Dago Permai, Jalan Tubagus Ismail, Kota Bandung. Bahkan sampai pada sesi pemakaman yang dilakukan di Sirnaraga, Jalan Pajajaran, Kota Bandung, Selasa (1/6/2021). 


"Kita semua pasti berduka. Saya tahu persis Pak Iwan sangat menyayangi Ibundanya. Pak Iwan pasti sangat terpukul, karena diantara keluarga Pak Iwan paling dekat dengan Ibunya. Saya baru lihat seorang Jenderal menangis terus, ditinggalkan Ibu yang paling disayangi," ungkap Umuh usai menghadiri sesi pemakaman. 

Tak hanya Umuh, hadir juga seluruh anggota PSSI. Mulai dari Wakil Ketua Iwan Budianto, Sekretaris Jenderal, Yunus Nusi, hingga beberapa Komite Eksekutif (Exco). 

Selain itu beberapa perwakilan klub peserta Liga 1 dan Liga 2 pun turut hadir, termasuk Direktur Utama PT Liga Indonesia Baru (LIB), Akhmad Hadian Lukita. 

Mochammad Iriawan mengatakan Ibunda tercintanya ini sudah masuk Rumah Sakit tepat di hari kedua pasca Hari Raya Idul Fitri. Pria yang akrab disapa Iwan Bule itu menyebut sang ibunda mengalami beberapa kendala di tubuhnya. 

"Sakit yang diderita almarhumah infeksi empedu dan Ibu juga punya ginjal yang ternyata sudah lama," ungkap Iwan Bule. 

Dengan alasan itu, Iwan Bule mengaku hanya bisa pasrah. Sebab ibu tercintanya itu pun sudah berusia cukup tua. 

"Ibu juga sudah sepuh sudah pasrah sehingga tidak dirasa. Kalau mungkin sebulan sebelumnya mungkin beda cerita, tapi semua diatur sama kuasa, kita ikhlas. Saya waktu Kongres (PSSI) pun hampir tidak ikut, tapi saya ikut tetap dan langsung ke rumah sakit. Dan tadi malem saya tungguin dari jam 4," pungkasnya. (Muhammad Ginanjar)