Hari Lahir Pancasila, Momentum Perkuat Nilai-nilai Pancasila Terhadap Anak Muda

Hari Lahir Pancasila, Momentum Perkuat Nilai-nilai Pancasila Terhadap Anak Muda
Foto: Yogo Triastopo



INILAH, Bandung - Wali Kota Bandung Oded M Danial mengatakan, nilai-nilai Pancasila di kalangan anak muda mulai pudar. Itu dinilai dia lantaran sedikitnya antusias kalangan anak muda dalam menyemarakan hari lahirnya Pancasila yang diperingati setiap 1 Juni. 

"Ada kekhawatiran dibanding ketika dulu saya masih kecil. Namanya upacara bisa ditonton di lapangan dengan luar biasa. Tetapi sekarang sudah tidak terlihat (antusias) itu. Tetapi saya berharap ini tidak menjadi ancaman semakin jauhnya dari nilai-nilai Pancasila," kata Oded, Selasa (1/6/2021). 

Menurut dia, dirinya sempat miris saat melihat sebuah tayangan di media sosial dimana ada seorang warga yang tidak hafal urutan Pancasila. Sebut dia, hal itu menambahkan kekhawatiran terkait nilai-nilai Pancasila yang tertanam pada kalangan muda.


"Saya harap ini hanya kekhawatiran saya saja sebagai orang tua. Jangan sampai mereka kebablasan. Saya lihat di youtube. Pancasila saja tidak tahu, urutannya saja tidak tahu. Ini bagaimana bisa tidak tahu soal Pancasila," ucapnya. 

Oded menambahkan, penanaman nilai-nilai Pancasila harus terus digalakkan pemerintah. Khususnya kepada kalangan muda. Hal itu dilakukan untuk menghindari terus melunturnya nilai-nilai Pancasila pada kalangan milenial sekarang ini. 

"Ini harus diupayakan, yang saya berharap ini juga dari mulai lingkungan sekolahnya, lingkungan keluarganya itu tanamkan nilai-nilai pancasila kepada mereka bahwa Pancasila merupakan falsafah dasar negara dengan taat kita kepada pancasila Insya Allah bangsa ini menjadi bangsa yang kokoh," ujar dia. 

Sementara itu, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Bandung Bambang Sukardi mengatakan pihaknya masih optimistis kalangan muda saat ini masih memiliki nilai-nilai Pancasila yang kuat.

"Kekhawatiran memang harus. Apalagi sekarang pada saat pandemi Covid-19 ada prinsip nilai-nilai Pancasila. Tinggal bagaimana kita bisa mengingatkan kembali pada generasi milenial, bagaimana nilai pancasila ini bisa ditanamkan, terutama dalam menangani pandemi," kata Bambang. 

Menurut dia, di masa Pandemi Covid-19 ini implementasi sila ketiga harus lebih diperbanyak masyarakat. Pasalnya, penyelesaian masalah Covid-19 tidak dapat dibebankan hanya kepada pemerintah. Karena dengan gotong royong, persoalan akan terselesaikan. 

"Pandemi Covid-19 ini akan terselesaikan. Jadi kita harus bahu-membahu gotong royong hal ini salah satu nilai luhur dalam pancasila yang mudah-mudahan dengan adanya suatu kebersamaan ini bahwa segala sesuatu beban berat akan terselesaikan," ucapnya. (Yogo Triastopo)