Komisi IV Dorong Pemkot Perjuangkan Karyawan Giant di Kota Bogor

Komisi IV Dorong Pemkot Perjuangkan Karyawan Giant di Kota Bogor



INILAH, Bogor - PT Hero Supermarket Tbk (HERO) akan menutup seluruh gerai Giant di Indonesia per akhir Juli 2021 tak terkecuali di Kota Bogor. Menyikapi hal itu Sektetaris Komisi IV DPRD Kota Bogor, Endah Purwanti meminta agar PT Hero dapat memberdayakan tenaga kerja di Kota Bogor yang nasibnya tidak jelas. 

 

"Saya turut prihatin, ikut sedih, sebetulnya Heronya tisak tutup, retailnya yang tutup. Tapi ya lebih bijak kalau tenaga kerjanya dimasukan atau diberdayakan ke retail yang lain," ungkap Endah kepada wartawan pada Selasa (1/6/2021).


 

Endah melanjutkan, dirinya meminta Pemkot Bogor untuk segera berkomunikasi dengan pihak terkait agar tidak ada kebingungan bagi ribuan tenaga kerja yang nasibnya diujung tanduk, terlebih di masa pandemi Covid-19 Kota Bogor seperti ini. 

 

"Meminta Pemkot agar melakukan komunikasi sebagai bentuk antisipasi dan mencari solusi menyikapi permasalahan seperti ini," tegasnya.

 

Endah menerangkan, untuk polanya bisa bisa dengan sistem shifting atau bergiliran, karena memang imbas penutupan ini kan ada ribuan karyawan.

 

"Sekali lagi saya berharap Pemkot Bogor lewat Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) lebih aktif agar bisa berkoordinasi dengan pihak PT Hero Supermarket Tbk (Hero Group) untuk agar mengantisipasi dan mencarikan solusi nasib karyawan nya tersebut. Jangan sampai ada yang menganggur kasian bisa di berdayakan di unit bisnis yang lain," terangnya.

 

Diketahui, total gerai Giant di Indonesia tersebar di 80 lokasi. Dari informasi yang beredar, bagian gerai nantinya akan diubah menjadi gerai IKEA, Guardian, dan Hero Supermarket. Ketiga merek dagang tersebut selama ini juga dimiliki PT Hero Supermarket Tbk.