DPRD Jabar Soroti Balai Pengembangan Benih Holtikultura dan Aneka Tanaman

DPRD Jabar Soroti Balai Pengembangan Benih Holtikultura dan Aneka Tanaman
istimewa



INILAH, Bandung-Sekretaris Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Barat Yunandar Rukhiadi Eka Perwira menyoroti kurang terawatnya bangunan serta fasilitas Balai Pengembangan Benih Holtikultura dan Aneka Tanaman, di Lembang, Kabupaten Bandung Barat.

Dalam Rapat Evaluasi Program Kerja Tahun 2021 dan Rencana Kegiatan Tahun 2022, Kamis lalu. Yunandar menyebut, salah satu faktor penyebab terbengkalainya bangunan tersebut lantaran minimnya anggaran pengelolaannya. Dia berharap, masalah ini dapat diantisipasi dan tidak lagi terulang di kemudian hari.

“Fasilitas ini memang pada tahun 2021, bahkan tahun 2020 kurang mendapat perhatian. Dari segi anggaran pun sangat kecil. Sehingga banyak yang terbengkalai dan tidak bisa terawat. Itu seharusnya segera diantisipasi dengan momentum yang ada,” kata Yunandar. 


Dia melanjutkan, bibit yang dihasilkan dari balai tersebut seharusnya dapat mendorong perkembangan bisnis pada sektor hortikultura. Salah satunya pembibitan bunga hias, yang selama ini menjadi salah satu unggulan para petani di Jawa Barat.

“Berbagai bunga bibitnya dihasilkan disini, juga buah-buahan, terutama jeruk. Hasil pembibitan shuttle ini, yang kemudian disebarkan ke seluruh petani jeruk di Jawa Barat. Kita punya peranan di tengah kebutuhan petani, mereka tetap bisa memutar roda usahanya dan juga menumbuhkan keinginan dari calon-calon petani baru,” sambungnya.

Yunandar menambahkan, Balai Pengembangan Benih Hortikultura dan Aneka Tanaman seharusnya mendapat anggaran lebih pada 2021 sekarang. Sehingga dapat memberikan pelayanan secara lebih maksimal kepada masyarakat, khususnya para petani.

“Kita berharap balai ini diberikan anggaran yang lebih di tahun 2021, sehingga bisa bangkit. Kalau mau dikerjasamakan dengan pihak ketiga, harus sesuai dengan tema yang sama. Artinya dia harus tetap berfungsi sebagai penyuplai bibit bagi para petani bunga maupun buah-buahan,” tandasnya. (Yuliantono)