Di Kota Bandung, Merokok Sembarang Tempat Akan Didenda Rp 500 Ribu

Di Kota Bandung, Merokok Sembarang Tempat Akan Didenda Rp 500 Ribu
istimewa



INILAH, Bandung - Wali Kota Bandung Oded M Danial mengatakan, pemerintah terus melakukan sosialisasi Peraturan Daerah (Perda) Nomor 4 Tahun 2021 Tentang Kawasan Tanpa Rokok (KTR). 

 

Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung, dituturkannya akan memberikan sanksi tegas. Yaitu berupa denda sebesar Rp 500 ribu kepada masyarakat yang kedapatan merokok di ruang publik atau KTR. 


 

"Seperti hari ini, kita langsung lakukan sosialisasi tentang Perda KTR. Tepatnya di Alun-alun," kata Oded di Alun-alun Kota Bandung, Jalan Asia Afrika, Kota Bandung, Senin (31/5/2021). 

 

Menurut dia, tempat pendidikan mulai dari taman kanak-kanak hingga perguruan tinggi menjadi KTR bagi publik. Lalu KTR pun berlaku di tempat ibadah, kantor dan fasilitas kesehatan. 

 

"KTR ini bisa saja kita perluas kawasannya bedasarkan hasil evaluasi. Saya juga sudah meminta sekda untuk menyiapkan petugas untuk melakukan pengawasan, salah satunya dari Satpol PP," ucapnya. 

 

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bandung Ahyani Raksanagara mengatakan, masyarakat dapat memberikan laporan apabila melihat warga yang aktivitas merokok di kawasan KTR. 

 

"Denda akan dilakukan secara bertahap sampai satu tahun ke depan. Salah satunya adalah sanksi sosial yang akan kita berikan kepada pelanggar. Kita juga minta masyarakat melapor apabila ada yang merokok di KTR," kata Ahyani. 

 

Menurut dia, berdasarkan survei yang dilakukan terkait kepatuhan terhadap Peraturan Wali Kota Bandung sebelumnya tentang KTR, pelanggaran mencapai empat persen hingga 30 persen. 

 

"Sebanyak 30 persen anak Sekolah Dasar (SD) sudah mengenal apa itu rokok. Lalu sejumlah rambu-rambu KTR kita pasang di ruang-ruang publik agar masyarakat tahu soal adanya Perda KTR ini," ucapnya. (Yogo Triastopo)