Jelang PON XX, Sepak Takraw Jabar Uji Tanding Melawan Jatim

Jelang PON XX, Sepak Takraw Jabar Uji Tanding Melawan Jatim
Foto: Muhammad Ginanjar



INILAH, Bandung - Tim sepak takraw Jawa Barat akhirnya mendapatkan lawan untuk uji tanding sebagai salah satu persiapan jelang menghadapi Pekan Olahraga Nasional (PON) XX di Papua Oktober mendatang. 

Lawan yang dihadapi adalah Jawa Timur. Kedua kontingen bertanding di Sport Hall Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung di Jalan Dr. Setiabudhi, Kota Bandung, pada 29-30 Mei. 

Ketua Umum Pengurus Provinsi Persatuan Sepak Takraw Indonesia (Pengprov PSTI) Jawa Barat, Sucipto meyakini uji tanding ini memiliki manfaat yang sangat besar sekalipun kedua kontingen tidak akan dipertemukan di PON XX di Papua mendatang. 


"Jadi, Jatim ini bermain di nomor quadrant dan nomor tim regu. Kalau Jabar bermain di regu dan double event. Jadi tidak akan bertemu," kata Sucipto.

Kendati berbeda nomor, Sucipto memastikan uji tanding yang dilakukan akan tetap berjalan dengan lancar. Sebab tujuannya hanya untuk melihat kekurangan yang didapat masing-masing kontingen sebelum menghadapi PON XX.

"Memang Jatim ini agak tangguh, tim yang bagus. Jadi barangkali kita bisa memperbaiki, mengambil manfaat dari pertandingan ini," tuturnya. 

Sucipto memiliki rasa optimistis yang tinggi dengan para atletnya, terutama untuk atlet putri. Dia yakin dua medali emas yang ditargetkan bisa tercapai. 

"Di putri ini kita menaruh harapan disitu. Insya Allah kans untuk meraih medali emas bisa didapatkan. Karena kita ikut di regu dan double event. Hanya dua nomor," tegasnya. 

Sucipto berharap latih uji tanding ini terus berkelanjutan dengan lawan-lawan yang berbeda. Sehingga atlet sepak takraw Jabar bisa lebih maksimal di PON XX Papua yang rencananya akan digelar pada Oktober mendatang. 

"Kita juga akan melakukan training camp satu bulan di Korea. Mudah-mudahan dikabulkan KONI. Sehingga putri akan lebih mantap lagi persiapannya karena di Korea ada banyak manfaat melawan pemain kelas dunia," katanya.

Sementara untuk tim putra, lanjutnya, akan menjalani training camp atau pemusatan latihan di dalam negeri. Seperti halnya di wilayah Sumatera. 

"Atau wilayah satu dan wilayah tiga. Antara Gorontalo atau Semarang. Dan Papua sendiri sedang diajukan," pungkasnya. (Muhammad Ginanjar)