Dadang Supriatna Optimistis Air Citarum Bisa Diminum

Dadang Supriatna Optimistis Air Citarum Bisa Diminum
istimewa



INILAH, Bandung - Bupati Bandung Dadang Supriatna merasa optimistis jika beberapa tahun ke depan air dari Daearah Aliran Sungai (DAS) Citarum bisa dijadikan bahan baku air minum untuk masyarakat Kabupaten Bandung. Dia juga akan memprogramkan Sungai Citarum menjadi awal pengambilan air, yang disalurkan ke pemukiman dan perindustrian.

"DAS Citarum ini sangat luar biasa. Saya melihat kondisi di hulu, yaitu Situ Cisanti air terlihat bersih. Tapi setelah datang ke hilir terjadi pencemaran. Namun sejak 2016, setelah ada kepedulian lingkungan melalui gerakan melawan limbah, Alhamdulillah hampir 80% kondisinya sudah mulai normal kembali," kata Dadang, Minggu (30/5/2021).

Hal itu dikatakannya saat mengunjungi beberapa perusahaan penghasil limbah industri. Dia mengaku sudah tidak menemukan limbah yang dibuang secara langsung ke sungai.


"Semuanya sudah pakai Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) yang dirawat dan dipelihara. Mudah-mudahan seharusnya pencemaran tidak terjadi lagi di DAS Citarum," ujarnya.

Pria yang akrab disapa DS ini menerangkan, gerakan perlawanan masyarakat DAS Citarum terhadap limbah pabrik yang secara sengaja di buang ke sungai pada 24 Mei 2016 silam. Menjadikan tanggal tersebut ditetapkan menjadi Hari Citarum.

"Atas usulan pemrakarsa dan pecinta lingkungan, saya menyatakan bahwa 24 Mei dijadikan sebagai Hari Citarum. Bersama para pecinta lingkungan, kita berkolaborasi untuk bebenah Sungai Citarum. Nantinya sepanjang sungai ini akan adakan kegiatan rutin setiap tahunnya," katanya.

DS juga berharap kerjasama dari semua pihak, terutama di sektor hulu, untuk melakukan langkah-langkah menjadikan sumber daya alam yang bernilai ekonomis.

"Kita akan tingkatkan kerjasama dan berkoordinasi dengan para pelaku usaha lokal di sini, terutama penjual pasir dan batu kali. Tentunya ini bisa menjadi mata pencaharian," ujarnya. (Dani R Nugraha)