Pandemi Lahirkan Kreativitas One Touch Service Jembatan Layanan Masyarakat Pasirwangi

Pandemi Lahirkan Kreativitas One Touch Service Jembatan Layanan Masyarakat Pasirwangi
istimewa



INILAH, Garut - Merebaknya pandemi Covid-19 memberikan dampak signifikan terhadap berbagai sektor kehidupan. Termasuk pola pelayanan diberikan pemerintah terhadap masyarakat, baik di tingkat pusat maupun daerah. Seiring munculnya berbagai pembatasan dalam bertransaksi dan berinteraksi sosial dalam keseharian demi mencegah penyebaran virus.

Tak ayal, dunia digital semakin menjadi keniscayaan dalam berinteraksi. Para pemangku kebijakan pun tertantang terus berinovasi agar tetap dapat memberikan pelayanan prima kepada masyarakat di tengah pandemi yang entah kapan akan berakhir. Salah satunya seperti dilakukan Camat Pasirwangi Saepul Hidayat.

Untuk mempermudah layanan kepada masyarakat di wilayahnya, dia berinovasi meluncurkan sebuah aplikasi pesan singkat One Touch Service. 


Melalui pelayanan informasi digital tersebut, masyarakat di Kecamatan Pasirwangi bisa menanyakan atau mengetahui informasi yang dibutuhkan. Antara lain pelayanan terkait Kartu Tanda Penduduk (KTP), Kartu Keluarga, Akta Kelahiran, Surat Keterangan Tidak Mampu, Pindah Antar Kabupaten, Pindah Antar Kecamatan, Izin Gangguan, Izin Keramaian, Rekap PKH, Informasi Calon Kepala Deaa, Pendaftaran Online Puskesmas Padaawas, Pengaduan Puskesmas Padaawas, Pengaduan Puskesmas Gadog, 

Layanan Kependudukan Disdukcapil, Data Covid-19, dan Tagihan PLN 

Masyarakat yang ingin memanfaatkan program inovasi Camat Saeful itu, cukup cukup menyimpan nomor yang digunakan untuk One Touch Service, 081-324-268-779. Kemudian masyarakat bisa langsung mengirim pesan singkat kebutuhan apa yang dibutuhkan. Setelah itu maka otomatis akan ada jawaban dari One Touch Service.

"Seluruh masyarakat Pasirwangi dapat menanyakan informasi-informasi terkait dengan pelayanan, persyaratan pelayanan, dan data lain-lainnya hanya dengan melalui whatsapp saja," kata Saepul, Minggu (30/5/2021).

Program One Touch Service sendiri resmi diluncurkan pada 6 Mei 2021. 

Masyarakat pun antusias merespon peluncuran aplikasi One Touch Service tersebut. Sebagian kecamatan lain di Kabupaten Garut juga menyatakan ketertarikannya mengembangkan aplikasi tersebut di masing-masing daerahnya.

"Hanya, data-data tersaji masih belum maksimal. Sehingga masih banyak yang belum menggunakan," ujar Saeful.

One Touch Service hanya salah satu karya inovasi Saeful yang dikenal kreatif. 
Sebelumnya pada awal Januari 2021, dia juga sempat membuat aplikasi pusat informasi data Sky Work Pasirwangi (https://gis-pasirwangi.simda.net/portal) untuk memudahkan masyarakat mencari kebutuhan data di Pasirwangi. Sumber data yang betul-betul update dan berbasis kepada data geografik informasi sistem. 

Data geografis berbasis data kepada peta. Sehingga dapat diketahui titik koordinat dari masing-masing posisi. Berbagai data, mulai pembangunan jalan, drainase, jembatan, gedung, dan lainnya tersaji di aplikasi.

Ada satu inovasi lainnya yang lebih dahulu menginspirasi beberapa provinsi dan kabupaten lain untuk diterapkan. Yakni menyangkut penyusunan Analisis Standar Belanja (ASB).  

Berkat karyanya itu, Saeful sempat diundang daerah lain untuk ditarik menjadi tenaga ahli ASB di Pemerintah Provinsi maupun Pemerintah Daerah. Yakni Provinsi Jawa Barat dari 2018 - 2020, Kota Tasikmalaya 2017, Kabupaten Pangandaran 2017, Kabupaten Sumedang 2019-2020, Kabupaten Cianjur 2019, Kabupaten Sukabumi 2019-2020, Kabupaten Bandung Barat 2019, Kabupaten Purwakarta 2020. Kabupaten Buleleng kunjungan ke Garut 2018, Kabupaten Majalengka kunjungan ke Garut 2018, Kota Banjar 2019, dan Provinsi Bengkulu 2021. (Zainulmukhtar)