Kementerian Minta UMKM Kabupaten Cirebon Tetap Eksis

Kementerian Minta UMKM Kabupaten Cirebon Tetap Eksis
Foto: Maman Suharman



INILAH, Cirebon - Kementerian Koperasi dan UMKM meminta supaya Pemkab Cirebon memberikan prioritas dan perhatian lebih kepada para pelaku UMKM. Pemkab juga harus mendukung penuh agar keberadaan UMKM tetap eksis. Demikian dikatakan Sekretaris Kementerian Koperasi dan UMKM Arif Rahman Hakim saat melakukan tatap muka dengan Bupati Cirebon Imron, Jumat (28/5/2021) kemarin.

Arif menyebutkan, kenapa Pemkab harus mendukung UMKM supaya tetap eksis, banyak pelaku usaha tersebut terdampak akibat pandemi covid-19. Kementerian koperasi, memberikan bantuan kepada UMKM dalam bentuk Banpres. Hal itu supaya keberadaan  UMKM tetap bisa dijaga ditengah kondisi yang saat ini tidak menentu.

"Permasalahan yang dihadapi oleh para pelaku UMKM saat ini yaitu, tidak bisa menjual produknya secara langsung. Nantinya kami akan memberikan peningkatan kapasitas. Kita juga memberikan pelatihan supaya  teknologi digital sebagai media pemasaran bisa dimanfaatkan," ungkap Arif.


Selain itu, Arif meminta kepada pemerintah daerah untuk membantu memasarkan produk para pelaku UMKM ke berbagai tempat. Salah satunya katalog Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP).

Saat ini, Menteri Koperasi dan UMKM sudah berkoordinasi dengan pemangku kepentingan. Disepakati, alokasi untuk pembiayaan UMKM tahun 2024 ditingkatkan, menjadi 30 persen dari sebelumnya yang hanya 20 persen.

"Kementerian koperasi sudah menyepakati akan memberikan peningkatan bantuan. Untuk kabupaten cirebon sendiri, saya meminta supaya Bupati memberikan perhatian lebih kepada kelangsungan usaha ini," pinta Arif.

Sementara, Bupati Cirebon Imron mengaku akan berupaya meningkatkan kapasitas produk UMKM. Adanya pandemi ini, pemerintah bakal mengeluarkan beberapa upaya untuk menyelamatkan sektor tersebut. Imron mempunyai agenda, supaya produk dari Kabupaten Cirebon harus mendunia, meskipun terbatas  pandemi.

"Kami akan berusaha terus  membina keberadaan UMKM disini. Kita lakukan secara bertahap karena pandemi memang pengaruhnya sangat besar. Kita akab lakukan secara bertahap," jelas Imron, Minggu (30/5/2021).

Dia menambahkan, banyak sektor UMKM saat ini harus gulung tikar karena kondisinya memang tidak bisa di prediksi. Ini berlaku disemua wilayah di Indonesia. Namun, dengan  peningkatan bantuan dari kementerian, Imron berharap keberadaan UMKM Kabupaten Cirebon akan kembali bangkit.

"Dengan kondisi seperti ini malah kami punya agenda supaya produk UMKM Kabupaten Cirebon biss mendunia. Kami juga berharap, Kementerian koperasi dan UMKM terus memberikan pembinaan supaya UMKM terus eksis," tukasnya. (Maman Suharman)