Ini Cara KONI Jabar Tangani Atlet Demi Maksimal di PON XX Papua

Ini Cara KONI Jabar Tangani Atlet Demi Maksimal di PON XX Papua
Foto: Muhammad Ginanjar



INILAH, Bandung - Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Jawa Barat terus berupaya untuk bisa maksimal di Pekan Olahraga Nasional (PON) XX di Papua, Oktober mendatang. Mulai dari pengawasan hingga pemetaan kekuatan dari seluruh peserta dilakukan. 

Wakil Ketua II KONI Jabar Yunyun Yudiana mengatakan melalui Satlak Jabar Juara, kegiatan ini dilakukan secara kontinyu. Ini sudah terjadi sejak bulan puasa lalu. 

"Jadi, setiap cabang olahraga dipanggil, bagaimana kesiapannya, peluangnya sampai pada pesaingnya. Karena kita ingin memastikan prestasi atlet sekaligus target dari setiap atlet di masing-masing cabor yang akan berlaga di PON di Papua nanti," kata Yunyun di Ruang Kominfo KONI Jabar, Jalan Pajajaran, Kota Bandung, Jumat (28/5/2021).  


Yunyun memahami cukup berat dalam menjalankan tugas tersebut. Terlebih, dalam satu tahun terakhir tidak ada kejuaraan yang dihadapi karena pandemi Covid-19. 

"Jadi parameternya dari performa internal atlet dari hasil latihan, kondisi fisik dilihat dari VO2Max, data hasil babak kualifikasi, kejuaraan nasional terakhir, hingga pemanggilan Pelatnas akan menjadi bahan pertimbangan serta penilaian. Termasuk di beberapa cabang olahraga yang baru dipertandingkan di PON," bebernya. 

Selain itu, lanjutnya, Satlak Jabar Juara juga menggali informasi terkait kemungkinan cabang olahraga melakukan try in dan try out, baik di dalam negeri maupun ke luar negeri. Sehingga cabang olahraga bersangkutan diharapkan untuk secepatnya berkomunikasi dengan lokasi tempat try out atau try in yang dituju.

"Pelaksanaan sudah digelar untuk cabang olahraga beladiri, permainan, dan saat ini sedang dilakukan untuk cabang olahraga terukur. Yang belum cabang olahraga beregu dan penilaian," pungkasnya. (Muhammad Ginanjar)