Dengan Sami Sade, Tak Ada Lagi Jalan Dodol dan Sasagon di Kabupaten Bogor

Dengan Sami Sade, Tak Ada Lagi Jalan Dodol dan Sasagon di Kabupaten Bogor



INILAH, Bogor-Bupati Bogor Ade Yasin berharap tak ada lagi jalan dodol dan jalan sasagon di Bumi Tegar Beriman, hal itu ia katakan usai memberikan bimbingan teknis bantuan keuangan insfrastruktur desa atau yang dikenal dengan satu milyar satu desa (Sami Sade).

 

Jalan dodol yang dimaksud mantan advokat ini ialah jalan berlumpur yang berwarna cokelat ketika musim hujan dan jalan yang berdebu atau sasagon ketika Bogor memasuki musim kemarau.


 

"Dulu Kabupaten Bogor rata-rata terkenal akan jalan dodol dan jalan sasagon, dengan terlaksananya program Sami Sade maka Pemkab Bogor ingin 416 desa yang ada di Bumi Tegar Beriman menjadi desa yang maju," kata Ade kepada wartawan, Kamis, (27/5).

 

 

Wanita yang juga menjabat sebagai Ketua DPW PPP Jawa Barat ini menuturkan selama kepemimpinan dirinya dan Wabup Bogor Iwan Setiawan, Pemkab Bogor akan memfokuskan dalam membangun Kabupaten Bogor dari pedesaan.

 

 

"Di kala kunjungan kerja ke luar daerah saya sukq cemburu dengan daerah lain karena mulusnya insfrastruktur jalan dan bagusnya insfrastruktur pengairan atau irigasi pertanian, oleh karena itu kami bertekad akan membangun Bumi Tegar Beriman dari wilayah perdesaan," tuturnya.

 

 

Ade Yasin memaparkan program Sami Sade merupakan yang dilakukan oleh Bupati Bogor, merupakan yang pertama kalinya di Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

 

 

"Walaupun ada resiko kepala desa akan terjerat hukum, dengan melakukan langkah antisipasinya saya yakin program Sami Sade ini akan berhasil dan bisa ditiru daerah lain. Program ini buka  program politis dan murni karena saya ingin melihat ratusan desa ini menjadi desa yang maju," papar Ade.

 

Ia melanjutkan kepala desa (Kades) yang pemerintah desanya mendapatkan program Sami Sade, akan dibimbing secara teknis di IPB University. Selain itu, aparat hukum seperti kepolisian dan kejaksaan akan melakukan pendampingan dalam pelaksanaan program Sami Sade. (Reza Zurifwan)