Bupati Bogor Ajak Milenial Cintai Makanan Tradisional

Bupati Bogor Ajak Milenial Cintai Makanan Tradisional
Foto: Reza Zurifwan



INILAH, Cibinong- Bupati Bogor Ade Yasin menggalakkan gerakan cinta makanan tradisional bahan pangan lokal di Kebun Raya Cibinong, Kamis, (27/5). Hal itu dilakukan dalam upaya pemulihan ekonomi nasional.

Dalam acara gerakan cinta makanan tradisional bahan pangan lokal, wanita berusia 52 tahun ini menggandeng kaum milenial dengan harapan mereka berkeinginan menjadi wirausahawan.

"Kaum milenial diminta menggali kreatifitas dan inovasinya dalam acara gerakan cinta makanan tradisional bahan pangan lokal, kami harap kedepan mereka menjadi wirausahawan di bidang makanan, minuman dan sejenisnya," ujar Ade kepada wartawan.


Dia menambahkan untuk tahap awal, rasa tidak enak bisa ditutupi dengan kreatifitas. Sebagai orang tua tentunya saya dan lainnya akan memberi nasehat agar rasa produk dan makanannya lezat.

"Kaum milenial ini jangan dimatikan tetapi kita harus dorong biar maju, kalau rasa makanan atau minumannya tidak enak maka sebagai orang tua atau kerabat harus menasehatinya agar rasa makanannya enak atau lezat," tambahnya 

Ade menuturkan makanan tradisional berbahan pangan lokal seperti soto mie Bogor, Laksa Bogor, Sate Padang, Sate Madura, Soto Lamongan dan Pempek Palembang adalah bagian dari duta budaya daerah.

"Kabupaten Bogor ini bisa lebih terkenal lagi kalau makanan tradisional khas Kabupaten Bogor bisa lebih dikenal lagi di tingkat nasional maupun internasional, oleh karena itu kita harus melestarikan makanan tradisional yang merupakan duta budaya kita," tutur Ade.

Mantan advokat ini menjelaskan dengan bahan pangan lokal, Insya Allah makanan tradisional atau modern  yang kita masak dari bahan pangan lokal lebih sehat dibandingkan jika masyarakat memakan masakan junk food.

"Mari kita ubah pola makan hingga hidup kita lebih sehat lagi kedepannya, bahan pangan lokal ini juga bisa kok menjadi masakan yang modern," jelasnya. (Reza Zurifwan)