Klaster GM 1 Makin Ngeri, Total 65 Warga Positif Covid-19

Klaster GM 1 Makin Ngeri, Total 65 Warga Positif Covid-19
Foto: Rizki Mauludi



INILAH, Bogor - Jumlah warga yang terpapar Covid-19 di Perumda Griya Melati 1 (GM 1), Kelurahan Bubulak, Kecamatan Bogor Barat kembali bertambah. Dari sebelumnya 60 orang menjadi 65 orang pada Rabu (26/5/2021) siang.

Total sudah ada 252 orang dari 600 orang warga GM 1 yang telah dilakukan tracing, sehingga Satgas Penanganan Covid-19 Kota Bogor konsisten melakukan pemeriksaan secara cepat.

"Pagi hari ini datanya 65 orang yang dinyatakan positif Covid-19. Ini hasil dari penelusuran kontak erat, ataupun yang tadinya antigen kami lakukan PCR," ungkap Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto kepada wartawan didepan gerbang dilokasi perumahan GM 1 pada Rabu (26/5/2021) siang.


Bima melanjutkan, kasus Covid-19 yang ditangani Satgas Penanganan Covid-19 Kota Bogor ini, telah disimpulkan ada kegiatan utama yang menyebabkan penularan di perumahan yang ada di Kelurahan Bubulak, Kecamatan Bogor Barat.

"Ya, penyebaran Covid-19 terjadi saat warga menjalani kegiatan peribadatan selama Ramadan. Pertama, potensi penularaan saat warga menjalankan itikaf di masjid, kedua shalat Jum'at, dan ketiga saat warga salat Idul Fitri (shalat Id). Kemungkinan besar disitu," jelas Bima.

Ia menegaskan, Satgas Penanganan Covid-19 Kota Bogor memutuskan agar tak terjadi penyebaran virus, maka akan dilakukan test PCR untuk seluruh warga.

"Ya, saat ini baru ada sekitar 252 warga (tracing-red), sementara itu ada sekitar 600 jiwa di Perumahan GM 1 ini. Kami pastikan itu dites secara cepat. Siang ini kami akan lakukan itu. Dikoordinasikan di lapangan," tegasnya.

Bima juga menambahkan, selain ada penambahan kasus, disisi lain ada juga warga yang terpapar Covid-19 kini sudah sembuh.

"Ada satu orang yang sembuh. Yang lainna masih isolasi. Tapi gejalanya ringan saja. Satu di rumah sakit," tuturnya.

Bima juga memastikan, pusat isolasi di Gedung Pusdiklat BPKP, Kecamatan Ciawi, Kabupaten Bogor, masih dapat menampung warga yang diketahui terpapar Covid-19.

"Ya, masih cukup-cukup. Jadi masih ada 34 spare lagi tempat tidur. Mudah-mudahan tidak ada lagi yang ke sana," pungkasnya.