Vaksinasi Lansia di Bandung Terus Dikebut, Ini Tujuan Utamanya

Vaksinasi Lansia di Bandung Terus Dikebut, Ini Tujuan Utamanya
Ilustrasi/Antara Foto



INILAH, Bandung- Pemerintah Kota Bandung mempercepat vaksinasi kepada lansia dengan menggelar vaksinasi massal bagi ribuan lansia dan kelompok masyarakat lainnya untuk mendorong terciptanya kekebalan kelompok.

Kepala Seksi Surveilans dan Imunisasi Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bandung Girindra Wardhana mengatakan jumlah penerima vaksinasi COVID-19 bagi kelompok lansia di Kota Bandung masih cukup rendah. Saat ini, baru sekitar 97 ribu lansia yang sudah divaksinasi.

"Sasaran lansia masih cukup rendah capaiannya. Ini terjadi karena beberapa kondisi kesehatan lansia dan kurangnya akses informasi kepada mereka," kata Girindra di Balai Kota Bandung, Jawa Barat, Selasa.


Menurut dia angka tersebut masih rendah karena total target sasaran yaitu sebanyak 305 ribu lansia. Sehingga dengan hadirnya vaksinasi massal dirinya berharap bisa membantu memperoleh target yang telah ditetapkan.

Adapun vaksinasi massal itu akan digelar di Monumen Perjuangan pada 27 Mei-10 Juni 2021 kepada 10.000 orang. Dari 10.000 orang itu, setengahnya adalah lansia yang sebelumnya telah mendaftar.

Namun bagi lansia yang akan mendaftar secara langsung juga diperkenankan, dengan syarat membawa KTP.  Dalam pelaksanaan vaksinasi itu, pihaknya pun menggandeng perusahaan jasa transportasi daring.

"Nanti tetap kami bantu dan layani. Karena semuanya 'drive thru'. Nanti Gojek sediakan transportasinya. Jadi lansia akan naik kendaraan untuk mengikuti alur yang sudah disediakan," kata dia.

Selain itu, Dinkes juga terus berupaya mempercepat vaksinasi bagi lansia dengan tetap melakukannya di puskesmas, rumah sakit, dan pos-pos pelayanan vaksinasi. Namun karena prosesnya harus lebih hati-hati, maka menurutnya jumlah yang didapatkan pun tidak banyak.

"Per hari sangat bervariatif, terendah 20 dan tertinggi 100 orang. Jadi bagaimana masing-masing puskesmas mengelola data sasaran kemudian bekerja sama dengan RT dan RW untuk mengajak lansia," katanya.