Pemkot Bandung Lanjutkan Penutupan Jalan di Sejumlah Titik

Pemkot Bandung Lanjutkan Penutupan Jalan di Sejumlah Titik
Foto: Istimewa



INILAH, Bandung - Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung tetap melanjutkan penutupan jalan pada pukul 18.00 WIB hingga 05.00 WIB setelah larangan mudik Lebaran Idul Fitri 1442 Hijriah resmi berakhir. 

"Penutupan di ring satu dan ring dua. Itu menjadi salah satu kolaborasi yang indah untuk mencegah penyebaran virus corona," kata Kepala Bidang Pengendalian dan Ketertiban Transportasi Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bandung Asep Kuswara. 

Menurutnya, kebijakan penutupan jalan dinilai efektif mencegah kerumunan dan mengurangi mobilitas masyarkat di malam hari. Ketika jalur utama ditutup, masyarakat pun menjadi enggan bepergian.


"Efeknya, orang yang tadinya mau berkumpul jadi malas karena susah. Dengan begitu bisa mengurangi mobilitas masyarakat. Intinya, kita ingin mengurangi mereka agar tidak berkumpul," ucapnya.

Di lain sisi, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polrestabes Bandung bersama Dishub Kota Bandung telah memeriksa sebanyak 47.748 unit kendaraan di pos penyekatan pada masa larangan mudik 6 hingga 17 Mei. 

Penyekatan dilakukan di delapan lokasi mulai dari GT Buah Batu, GT M Toha, GT Kopo, GT Pasir Koja, GT Pasteur, Bunderan Cibiru, Bunderan Cibeureum dan Terminal Ledeng.

Dari jumlah kendaraan yang diperiksa, sebanyak 12.038 unit kendaraan baik roda dua maupun roda empat yang masuk ke wilayah Kota Bandung berhasil diputarbalikan karena tidak dilengkapi persyaratan.

Sedangkan sebanyak 30.646 unit memenuhi syarat dan 5.064 unit kendaraan yang dikecualikan, seperti ambulan dan yang memenuhi persyaratan dapat melanjutkan perjalanan ke tempat tujuan.

KBO Lantas Polrestabes Bandung AKP Dody Kuswanto mengatakan, ribuan kendaraan yang diputarbalikan lantaran tidak memenuhi syarat untuk melanjutkan perjalanan ke Kota Bandung. 

Sehingga terpaksa memutarbalikan dan semata-mata untuk mencegah penularan virus corona.

"Seperti tidak membawa surat bebas Covid-19, dan surat izin dari perusahaan maupun tempat mereka bekerja. Sehingga terpaksa diputarbalikan u tjj mencegah penularan virus Corona," kata Dody. 

Tak hanya itu, Satlantas Polrestabes Bandung. Dituturkan dia juga menahan tiga travel gelap berasal dari wilayah Jakarta yang melintas ke Bandung. Ketiganya diduga akan mengarah ke jalur selatan.

"Travel gelapnya kita tahan. Kemarin baru dilepaskan setelah selesai kegiatan operasi penyekatan. Untuk penumpangnya dikembalikan lagi ke asalnya. Kita juga tes rapid antigen secara acak kepada pengendara," ucapnya. (Yogo Triastopo)