Gawat! Klaster GM I Kembali Bertambah, Total 58 Orang Positif Covid-19

Gawat! Klaster GM I Kembali Bertambah, Total 58 Orang Positif Covid-19
Foto: Rizki Mauludi



INILAH, Bogor - Klaster perumahan Griya Melati 1 (GM 1) Kelurahan Bubulak, Kecamatan Bogor Barat terus bertambah.

Data terbaru yang berikan Wakil Wali Kota Bogor Dedie A Rachim penambahan kasus positif hari ini kembali bertambah 12 orang hingga menjadi total 58 orang pada Minggu (23/5/2021) malam.

Sebelumnya  klaster Perumahan GM 1 ini hingga Minggu (23/5/2021) siang ada sebanyak 46 orang.


"Ya, total kasus kluster GM1 Minggu (23/5/2021) malam bertambah 12 orang dari sebelumnya 46 orang. Jadi total ada sebanyak 58 orang. Satgas Penanganan Covid-19 Kota Bogor telah mengevakuasi 35 orang warga terkonfirmasi positif Covid-19, dengan rincian 34 orang dibawa ke pusat Isolasi Covid-19 Kota Bogor di gedung BPKP Ciawi dan satu orang dibawa ke RS karen bergejala sedang," ungkap Dedie kepada INILAH pada Minggu (25/5/2021) malam.

Dedie merinci, awalnya sebanyak 12 orang positif Covid-19 dievakuasi pada Sabtu (22/5) malam, yakni 11 orang ke pusat Isolasi Gedung Pusdiklat BPKP, Kecamatan Ciawi, Kabupaten Bogor dan satu kasus positif lainnya dievakuasi ke rumah sakit rujukan di Kota Bogor karena memiliki komorbid.

"Pada Minggu (23/5) 23 orang positif dievakuasi ke Pusat Isolasi Covid-19 BPKP di Ciawi Kabupaten Bogor. Jadi seluruhnya sudah 35 warga yang terkonfirmasi positif dievakuasi dari 46 enam kasus positif di perumahan GM 1," tuturnya.

Dedie menambahkan, Satgas Penanganan Covid-19 masih terus melakukan penelusuran kontak erat dari kasus positif di perumahan tersebut.

"Kami sedang menunggu hasilnya yang lain, mudah-mudahan negatif," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Bogor Sri Nowo Retno mengatakan Satgas Penanganan Covid-19 menerbitkan surat perintah untuk karantina dan isolasi di Pusat Isolasi Covid-19 Kota Bogor, pada Sabtu (22/5). karena dikhawatirkan penyebaran Covid-19 di perumahan tersebut sangat cepat.

"Berdasarkan hasil penyelidikan Dinkes Kota Bogor dan rekomendasi Tim Surveillance Kementerian Kesehatan, kasus Covid-19 di perumahan tersebut direkomendasikan dievakuasi untuk mencegah penyebaran dan upaya deteksi penyebaran varian baru Covid-19. Bertambahnya kasus positif Covid-19 di perumahan GM 1 sangat mengkhawatirkan, sehingga perlu dilakukan langkah-langkah penanganan segera untuk memutus rantai penularan dan mencegah penularan yang lebih luas," jelasnya.

Masih kata Retno, semua kontak erat harus karantina minimal lima hari dan dilakukan tes swab PCR. Satgas Penanganan Covid-19 melalui tim gabungan yang bertugas juga harus melakukan pengawasan pembatasan aktivitas warga dan menutup akses kompleks, serta melakukan penyemprotan disinfektan di rumah dan lingkungan secara rutin.