Diwarnai Dua Meninggal, Positif Covid-19 di Garut Bertambah 39 Jadi 9.242

Diwarnai Dua Meninggal, Positif Covid-19 di Garut Bertambah 39 Jadi 9.242
Foto: Zainulmukhtar



INILAH, Garut - Diwarnai dua orang meninggal dunia, kasus harian pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Garut bertambah sebanyak 39 orang, Kamis (20/5/2021).

Hal itu membuat akumulasi kasus positif Covid-19 di Kabupaten Garut kini menjadi sebanyak 9.242 kasus, sejak kali pertama kasus positif ditemukan di kota dodol tersebut pada 2020 lalu.

Keterangan Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Garut disampaikan Koordinator Komunikasi Publik/Humas Muksin, dari sebanyak 39 kasus baru positif Covid-19 itu sebanyak 13 kasus di antaranya ditemukan berdasarkan hasil pemeriksaan RT PCR, dan sebanyak 26 kasus dikonfirmasi dari hasil pemeriksaan rapid tes antigen pada kasus kontak erat dan suspek.


Mereka terdiri 24 perempuan dan 15 laki-laki berusia antara tujuh tahun sampai 72 tahun, termasuk empat lansia berumur 60 tahun ke atas. 

Mereka berasal dari Kecamatan Garut Kota (13 kasus), Karangpawitan (4), Tarogong Kidul (4), Pangatikan (3), Samarang (3), Tarogong Kaler (2), Bayongbong (1), Cikelet (1), Cilawu (1), Cisurupan (1), Kadungora (1), Karangtengah (1), Balubur Limbangan (1), Selaawi (1), Sucinaraja (1), dan Kecamatan Talegong (1).

Dua kasus baru pasien meninggal dunia terpapar Covid-19 yakni laki-laki (KC-9240) usia 51 tahun dan perempuan (KC-9242) usia 13 tahun dari Kecamatan Tarogong Kidul.

KC-9240 dan KC-9242 tercatat merupakan pasien ke-38 dan ke-39 asal Kecamatan Tarogong Kidul meninggal dunia terpapar Covid-19, sekaligus merupakan pasien ke-391 dan ke-392 meninggal dunia akibat Covid-19 di Kabupaten Garut. 

KC-9242 juga tercatat sebagai pasien anak remaja kedua berumur di bawah usia 15 tahun di Kabupaten Garut meninggal dunia akibat Covid-19. Sebelumnya, pada 10 Mei 2021, seorang anak laki-laki berusia 12 tahun (KC-8947) asal Kecamatan Cisompet meninggal dunia akibat Covid-19.   
Muksin menyebutkan, ada juga penambahan pasien dinyatakan selesai dari pemantauan isolasi atau sembuh sebanyak 35 orang. Sehingga akumulasi pasien sembuh dari Covid-19 di Garut menjadi sebanyak 8.314 orang, atau sekitar 89,9 persen dari akumulasi pasien positif Covid-19 sebanyak 9.242 orang.

"Masih ada 421 pasien positif Covid-19 isolasi mandiri, dan 112 pasien positif dalam isolasi perawatan rumah sakit," kata Muksin.

Selain kasus positif Covid-19, Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Garut juga mencatat hingga hari itu, ada sebanyak 81 orang berstatus kontak Covid-19 dalam pemantauan isolasi mandiri. Sebanyak 181 orang berstatus suspek juga masih dalam pemantauan. Sebanyak 148 orang di antaranya masih isolasi mandiri, dan sebanyak 33 orang lainnya dalam isolasi perawatan rumah sakit.

Kasus suspek sendiri ada penambahan sebanyak 44 orang. Sehingga totalnya meningkat menjadi sebanyak 8.909 orang. (Zainulmukhtar)