Lonjakan Kasus Covid-19 di Bungbulang Garut Dipicu Pemudik

Lonjakan Kasus Covid-19 di Bungbulang Garut Dipicu Pemudik
Foto: Zainulmukhtar



INILAH, Garut - Akumulasi pasien positif Covid-19 di Kabupaten Garut meningkat menjadi sebanyak 9.203 kasus, menyusul adanya penambahan sebanyak 65 kasus baru positif Covid-19, Rabu (19/5/2021).

Penambahan kasus baru positif Covid-19 tersebut melonjak dua kali lipat lebih dibandingkan volume harian positif pada hari sebelumnya yang mencapai sebanyak 30 kasus.

Keterangan Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Garut disampaikan Koordinator Komunikasi Publik/Humas Muksin, dari sebanyak 65 kasus baru positif Covid-19 itu, sebanyak 23 kasus di antaranya ditemukan berdasarkan hasil pemeriksaan RT PCR, dan sebanyak 42 kasus dikonfirmasi dari hasil pemeriksaan rapid tes antigen pada kasus kontak erat dan suspek.


Mereka terdiri 42 perempuan dan 23 laki-laki berusia antara enam tahun sampai 82 tahun. Termasuk sebanyak delapan di antaranya lansia berumur 60 tahun ke atas. 

Kasus baru positif Covid-19 tersebut didominasi pasien asal Kecamatan Bungbulang, mencapai sebanyak 21 kasus, disusul Kecamatan Cilawu (12 kasus), Karangpawitan (7), Tarogong Kidul (7), Tarogong Kaler (6), Garut Kota (4), Cikelet (3), Wanaraja (2), Cibatu (1), Pameungpeuk (1), dan Kecamatan Peundeuy (1). 

Seperti halnya volume harian kasus baru positif Covid-19, jumlah pasien meninggal dunia akibat Covid-19 juga bertambah signifikan dibandingkan sehari sebelumnya. 

Ada penambahan sebanyak lima pasien positif Covid-19. Sedangkan sebelumnya, dua pasien positif meninggal dunia.

Kelima pasien positif Covid-19 meninggal dunia tersebut, yaitu laki-laki (KC-6126) usia 55 tahun dan perempuan (KC-7943) usia 51 tahun asal Kecamatan Malangbong, perempuan (KC-8916) usia 50 tahun dari Kecamatan Tarogong Kidul, laki-laki (KC-9072) usia 25 tahun dari Kecamatan Karangpawitan, dan laki-laki (KC-9118) usia 44 tahun dari Kecamatan Cisompet.

KC-6126 sebelumnya terkonfirmasi positif Covid-19 pada 29 Januari 2021, dan KC-7942 terkonfirmasi positif Covid-19 pada 26 Maret 2021. KC-6126 dan KC-7943 tercatat sebagai pasien kesebelas dan kedua belas meninggal dunia akibat Covid-19 asal Kecamatan Malangbong.

Persentase kematian akibat Covid-19 di Malangbong terbilang tinggi, mencapai sekitar 7,3 persen (12 kasus) dari akumulasi positif Covid-19 sebanyak 163 kasus.

KC-8916 terkonfirmasi positif Covid-19 pada 7 Mei 2021. Dia merupakan pasien ke-37 meninggal dunia akibat Covid-19 dari Kecamatan Tarogong Kidul. 

Kendati menempati kecamatan kedua terbanyak memiliki kasus kematian akibat Covid-19 di Kabupaten Garut, persentase kematian akibat Covid-19 di Kecamatan Tarogong Kidul berada di bawah angka rata-rata Kabupaten Garut yang mencapai 4,2 persen, tepatnya sebanyak 390 kasus kematian dari akumulasi pasien positif sebanyak 9.203 kasus.

KC-9072 terkonfirmasi positif Covid-19 pada 16 Mei 2021. Dia merupakan pasien ke-24 meninggal dunia akibat Covid-19 dari Kecamatan Karangpawitan. 

Sama dengan Kecamatan Malangbong, persentase kematian akibat Covid-19 di Kecamatan Malangbong terbilang tinggi, mencapai sekitar 7,3 persen. Tepatnya, sebanyak 24 kasus kematian dari akumulasi positif Covid-19 di Malangbong sebanyak 711 kasus.

KC-9118 terkonfirmasi positif Covid-19 pada 18 Mei 2021. Dia tercatat merupakan pasien ketujuh meninggal dunia akibat Covid-19 dari Kecamatan Cisompet. 

Kendati akumulasi kasus positifnya lebih kecil dibandingkan Kecamatan Tarogong Kidul, Malangbong, dan Kecamatan Kadungora, persentase kematian akibat Covid-19 di Kecamatan Cisompet lebih tinggi daripada ketiga kecamatan tersebut. 

Persentase kematian akibat Covid-19 di Kecamatan Cisompet mencapai sekitar 7,4 persen. Tepatnya sebanyak tujuh kasus kematian dari akumulasi pasien positif Covid-19 sebanyak 94 kasus di kecamatan tersebut. 

Meskipun ada penambahan kasus baru positif Covid-19 dan kasus kematian akibat Covid-19, Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Garut juga melaporkan ada penambahan harian pasien sembuh dari Covid-19 sebanyak 81 orang. Sehingga total pasien dinyatakan sembuh dari Covid-19 juga meningkat menjadi sebanyak 8.279 orang, atau sekitar 89,9 persen dari akumulasi pasien positif Covid-19 sebanyak 9.203 orang. 

"Saat ini, ada 431 pasien positif Covid-19 masih isolasi mandiri, dan seratus pasien positif dalam isolasi perawatan rumah sakit," kata Muksin.

Dia menambahkan, khusus melonjaknya kasus positif Covid-19 di wilayah Kecamatan Bungbulang, diduga hal itu terjadi akibat penularan virus corona dari pemudik.

Mereka yang didapati bergejala dirujuk dirawat di rumah sakit. Sedangkan yang tidak bergejala atau orang tanpa gejala (OTG) diharuskan isolasi mandiri di masing-masing rumahnya. Tidak ada penerapan karantina lokal/kampung. (Zainulmukhtar)