Ini Dugaan Penyebab Banjir Bandang di Cigudeg

Ini Dugaan Penyebab Banjir Bandang di Cigudeg
Foto: Reza Zurifwan



INILAH, Cigudeg - Bencana banjir bandang yang terjadi pada Senin (17/5/2021) malam kemarin di tiga desa di Kecamatan Cigudeg, Kabupaten Bogor ditengarai disebabkan praktek galian C ilegal.

Hal itu dikatakan Bupati Bogor Ade Yasin saat meninjau ke Kampung Kedaung, Desa Rengas Jajar, Kecamatan Cigudeg, Rabu (19/5/2021).

"Bencana banjir bandang yang korbannya sebanyak 1.041 jiwa ini ditengarai dampak dari usaha tambang galian C ilegal atau liar. Saya minta Forkopimpda setempat menyelidiki dan melaporkannya ke saya," kata Ade Yasin kepada wartawan.


Dia menerangkan, akibat sedimen lumpur yang menyebabkan Sungai Cidangdeur mengalami pendangkalan bakal ada upaya pengerukan. 

"Pemkab Bogor melalui satuan kerja perangkat daerah (SKPD) teknis juga akan melakukan pengerukan lumpur Sungai Cidangdeur, ada informasi longsoran tanah di hulu membuat sungai tersebut mengalami pendangkalan," terangnya.

Ade menuturkan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Pemadam Kebakaran, Dinas Sosial sudah melakukan penanganan dampak bencana alam banjir bandang 

"BPBD, Dinas Pemadam Kebakaran, Dinas Sosial dan relawan sudah memberikan bantuan sejak Senin malam kemarin, dari 1.041 jiwa atau 300an kepala keluarga cuma ada beberapa saja yang masih mengungsi karena dampak kerusakan rumahnya tidak besar," tutur Ade. (Reza Zurifwan)