Lebaran Usai, Kota Bandung Tingkatkan Kewaspadaan Penambahan Kasus Covid-19

Lebaran Usai, Kota Bandung Tingkatkan Kewaspadaan Penambahan Kasus Covid-19
Kadinkes Kota Bandung Ahyani Raksanagara. (Istimewa)



INILAH, Bandung - Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bandung Ahyani Raksanagara mengatakan, bahwa penambahan kasus Covid-19 pasca libur panjang Lebaran 2021 belum mengalami peningkatan signifikan. Keterisian tempat tidur di rumah sakit, masih berada dibawah 50 persen dan ruang isolasi mandiri di hotel berada diangka 30 hingga 40 persen. 

"Angka positivity rate cukup terkendali. Yang kita lakukan sekarang adalah meningkatkan kewaspadaan untuk memantau, apakah ada peningkatan kasus bermakna pasca libur Lebaran," kata Ahyani pada Rabu (19/5/2021).

Menurut dia, pihaknya terus memantau pergerakan kasus penyebaran Covid-19 hingga Mei mendatang pasca libur Lebaran 1442 Hijriah. Dinkes Kota Bandung pun terus meminta agar masyarakat berperan aktif untuk melaporkan warga yang baru datang dari luar kota dan diminta melakukan karantina mandiri. 


"Kita juga terus meningkatkan pelacakan, tes dan melakukan penanganan. Untuk tenaga medis akan sangat banyak, ada di 36 rumah sakit, 80 puskesmas jadi semua terlibat. Kalau tempat tidur diangka 1.300 siap dan terisi di bawah 50 persen. Rumah sakit rujukan Covid-19 sebanyak 28 tempat dengan melayani pasien dari Bandung Raya," ucapnya. 

Ahyani menambahkan, pemerintah kota terus mendorong masyarakat agar terus proaktif melindungi diri, keluarga dan masyarakat serta tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan. Masyarakat pun diminta untuk melaporkan kepada RT apabila mendapatkan tetangga atau pendatang dari luar kota. (Yogo Triastopo)