Covid-19 Garut Menanjak, 30 Kasus Baru, 2 Meninggal

Covid-19 Garut Menanjak, 30 Kasus Baru, 2 Meninggal



INILAH, Garut - Penyebaran virus corona (Covid-19) di Kabupaten Garut hingga kini masih terus terjadi. Sepanjang Selasa (18/5/2021), volume harian positif Covid-19 di kota dodol tersebut bertambah sebanyak 30 kasus, disertai penambahan dua kasus positif Covid-19 meninggal dunia, dan 30 kasus dinyatakan sembuh dari Covid-19.

Keterangan Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Garut disampaikan Koordinator Komunikasi Publik/Humas Muksin, dari sebanyak 30 penambahan kasus baru positif Covid-19 itu sebanyak 22 kasus ditemukan berdasarkan hasil pemeriksaan RT PCR, dan sebanyak delapan kasus dikonfirmasi dari hasil pemeriksaan rapid tes antigen pada kasus kontak erat dan suspek.

Mereka terdiri 18 perempuan dan 12 laki-laki berusia antara 16 tahun sampai 78 tahun. Mereka berasal dari Kecamatan Tarogong Kidul (5 kasus), Bungbulang (4), Cilawu (3), Tarogong Kaler (2), Wanaraja (2), Cisompet (2), Cisurupan (2), Garut Kota (1), Karangpawitan (1), Karangtengah (1), Kersamanah (1), Pasirwangi (1), Pameungpeuk (1), Sucinaraja (1), Sukawening (1), Cibiuk (1), dan Kecamatan Cibalong (1).


Dengan ditemukannya 30 kasus baru positif Covid-19 tersebut, total jumlah positif Covid-19 di Kabupaten Garut bertambah menjadi sebanyak 9.138 kasus.

Sedangkan dua pasien positif Covid-19 meninggal dunia, yaitu laki-laki (KC-8326) berusia 59 tahun dari Kecamatan Sukawening dan perempuan (KC-8540) berusia 69 tahun asal Kecamatan Cikajang. 

KC-8326 sebelumnya sempat berada dalam isolasi perawatan rumah sakit. Dia terkonfirmasi positif Covid-19 pada 9 April 2021. Dia tercatat sebagai pasien ke-13 meninggal dunia terpapar Covid-19 di wilayah Kecamatan Sukawening. Juga, dia merupakan pasien perempuan ke-189 meninggal dunia akibat Covid-19 di Kabupaten Garut. 

Persentase kematian akibat Covid-19 di Kecamatan Sukawening terbilang tinggi, mencapai sekitar 7,3 persen dari total positif Covid-19 sebanyak 177 kasus di kecamatan tersebut. Jauh lebih tinggi daripada persentase rata-rata kematian akibat Covid-19 tingkat Kabupaten Garut sekitar 4,2 persen.

KC-8540 juga sempat berada dalam isolasi perawatan rumah sakit, menyusul terkonfirmasi positif Covid-19 pada 20 April 2021. Dia tercatat sebagai pasien kesembilan meninggal dunia terpapar Covid-19 di wilayah Kecamatan Cikajang. Dia pun merupakan pasien laki-laki ke-196 meninggal dunia akibat Covid-19 di Kabupaten Garut.

Persentase kematian di Kecamatan Cikajang pun terbilang cukup tinggi, mencapai sekitar 5,5 persen dari total jumlah positif sebanyak 163 kasus di kecamatan terkenal sebagai kawasan sentra sayuran tersebut. 

Meskipun ada penambahan sebanyak 30 kasus baru positif Covid-19, dan dua pasien positif Covid-19 meninggal dunia, terdapat perkembangan cukup menggembirakan dengan adanya sebanyak 30 pasien positif Covid-19 dinyatakan selesai pemantauan isolasinya. Sehingga total jumlah mereka dinyatakan sembuh dari Covid-19 di Garut mencapai sebanyak 8.198 orang.

"Masih ada 462 pasien positif Covid-19 menjalani isolasi mandiri, dan 90 pasien positif dalam isolasi perawatan rumah sakit," kata Muksin.(zainulmukhtar)