Antar Jemput Lansia yang Hendak Divaksin, Pemkab Bandung Kerahkan 105 Armada Angkot

Antar Jemput Lansia yang Hendak Divaksin, Pemkab Bandung Kerahkan 105 Armada Angkot
Foto: Syamsuddin Nasoetion



INILAH, Bandung - Pemerintah Kabupaten Bandung mengerahkan 105 angkutan kota (angkot) dan lima unit bus untuk mengantar jemput 742 lansia di 14 titik lokus penjemputan. Para lansia ini sengaja diantar jemput untuk memperlancar kegiatan Gebyar 1.000 vaksinasi bagi lansia, yang digelar mulai 17 hingga 21 Mei 2021.

Bupati Bandung Dadang Supriatna mengatakan, pemilihan angkot untuk mendukung kegiatan gebyar itu, mengingat usaha angkot di masa pandemi yang kesulitan muatan.

"Ini semacam padat karya, mengalihkan kegiatan yang rutinitas agar diberikan kesempatan sehingga tidak kehilangan mata pencahariannya," kata Bupati Dadang Supriatna di sela-sela Gebyar 1.000 Vaksinasi Bagi Lansia di RSUD Oto Iskandar Di Nata Soreang, Selasa (18/5/2021).


Sementara, pengadaan armada bus merupakan koordinasi dan kerjasama antara Dishub dengan salah satu marketplace dibidang transportasi.

Upaya antar jemput ini, kata pria yang akrab disapa Kang DS akan terus dilakukan untuk mengejar target 80% vaksinasi bagi lansia di Jawa Barat (Jabar) pada Desember 2021 mendatang. Selain itu, dirinya juga mempertimbangkan aspek kesulitan gerak dan jarak bagi para lansia, untuk menjangkau tempat vaksinasi.

"Secara populasi, kita terbanyak kedua di Jabar. Sedangkan jumlah total lansia Kabupaten Bandung sekitar 312 ribu jiwa. Kita akan lakukan terus, nanti berkembang ke wilayah Cicalengka dan Cileunyi, di mana merupakn wilayah padat penduduk. Tadi menyampaikan pada Pak Menkes (Menteri Kesehatan), untuk dibantu pengadaan vaksinnya supaya bisa dipercepat," terangnya.

Dari 312.789 target vaksinasi lansia di Kabupaten Bandung, tutur Dadang Supriatna, saat ini baru terealisasi sekitar 4,5%, atau sekitar 14 ribu lansia.

Sementara itu, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin yang hadir dalam kesempatan tersebut memaparkan dari target 21,6 juta vaksinasi lansia secara nasional baru terealisasi sebanyak 2,8 juta lansia.

"Saya sangat mengapresiasi upaya tersebut. Ide antar jemput vaksinasi lansia ini, merupakan terobosan yang sangat bagus dari Pak Bupati, dan bisa menjadi contoh bagi daerah lainnya," katanya. (Dani R Nugraha)