Tuntaskan Persoalan Sampah, Kota Bandung dan DPRD Jabar Bahas TPPAS Legok Nangka

Tuntaskan Persoalan Sampah, Kota Bandung dan DPRD Jabar Bahas TPPAS Legok Nangka
istimewa



INILAH, Bandung - Wali Kota Bandung Oded M Danial menyambut baik kedatangan rombongan Panitia Khusus (Pansus) II DPRD Provinsi Jawa Barat di Balai Kota Bandung, Selasa (18/5/2021). 

Dia mengatakan, kedatangan rombongan terkait pembasahan mengenai kerjasama penyelesaian sampah ke tempat pengolahan dan pemrosesan akhir sampah (TPPAS) Regional Legok Nangka. 

“Mereka datang ke sini langsung dipimpin Ketua Pansus, Abdy Yuhana dan Koordinator oleh Wakil Ketua DPRD Ineu Purwadewi Sundari. Dalam pertemuan ini mereka hanya ingin mengeksplorasi progres ke TPA Legok Nangka,” kata Oded. 


Dijelaskannya, saat ini Pemkot Bandung tengah berupaya menjalin komunikasi membahas kelanjutan bersama PT Bandung Raya Indah Lestari (BRIL) setelah beberapa waktu lalu sempat tersendat lantaran tengah melalui proses hukum.

Namun, setelah ada putusan Mahkamah Agung yang menyatakan persoalan lelang PT BRIL tidak bermasalah, kini koordinasi kerja sama tengah dirajut kembali. Saat ini kemungkinan terbesar, adalah membuka opsi bahwa kerja sama akan dilanjutkan kembali.

“Pertama Kota Bandung masih ada persoalan dengan PT BRIL masih kami selesaikan. Sekarang sedang ada pembicaraan menyelesaikan pengakhiran kerja sama dengan PT BRIL. Nampaknya perkembangannya kita akan melanjutkan,” ucapnya. 

Setelah mendapat solusi untuk PT BRIL, Oded mengungkapkan. Pemkot Bandung masih berkoordinasi mencari kesepahaman mengenai besaran tiping fee yang harus dibayarkan pemerintah kota kepada TPPAS Regional Legok Nangka.

Dia mengatakan, hingga kini masih belum menemukan angka yang ideal besaran tipng fee yang harus dibayarkan untuk membuang sampah sebanyak 1.200 ton per hari.

“Kedua tentang besaran tiping fee kemampuan kita itu terus kita bicarakan. Alhamdulillah, Pansus 2 ke sini, sehingga kami bisa menyampaikan,” ujar dia. 

Sementara itu, Ketua Pansus II DPRD Provinsi Jawa Barat Abdy Yohana menuturkan kunjungan kerja ini sebagai wujud komitmen penuntasan masalah sampah. DPRD Provinsi Jabar sangat serius dan fokus mendorong kerja sama penanganan sampah.

"Ini bagian dari upaya kita menyelesaikan persoalan sampah yang terus menerus menjadi problem dari pemerintahan. Ada dua hal yang perlu diselesikan, pertama antara provinsi dan enam kabupaten kota di Bandung Raya dan kedua program kontinuitas penanganan sampah," kata Abdy. (Yogo Triastopo)