Puluhan Warga Positif, Perumahan Griya Melati Bubulak Dijaga Ketat

Puluhan Warga Positif, Perumahan Griya Melati Bubulak Dijaga Ketat
Foto: Rizki Mauludi



INILAH, Bogor - Puluhan warga Perumahan Griya Melati Bubulak, Kecamatan Bogor Barat mendapat hasil positif saat pemeriksaan rapid anti gen Covid-19 beberapa hari setelah Idul Fitri. Hal itu dibenarkan Sekretaris Kecamatan Bogor Barat Irman Khaerudin ada puluhan orang di perumahan tersebut yang terpapar Covid-19.

"Betul. Semalam kapolresta datang, saya juga kesana, tapi jumlahnya bukan 32 orang seperti kabar yang beredar. Hingga hari ini (18/5/2021) ada 25 orang yang tengah isolasi mandiri. Itu juga tidak sekaligus. Awalnya satu orang yang pulang dari luar kota, perempuan, terpapar. Itu juga sebelum lebaran ya," katanya saat dikonfirmasi INILAH, Selasa (18/5/2021).

Irman melanjutkan, kemudian keluarganya dilakukan swab antigen dan diketahui sang suami pun terpapar. Namun ia sempat beraktivitas di lingkungan sekitar dan berinteraksi dengan warga.


"Awalnya tujuh orang. Lalu diputuskan tes massal dan muncul delapan orang. Lalu tes massal lagi muncul 10 orang. Jadi 25 orang terpapar," tambahnya.

Irman menegaskan, pihaknya bersama kepolisian dan TNI serta Satgas RW terus bergerak melakukan tindakan antisipatif dan tindak lanjut termasuk melakukan tracing terus. Yaang jelas perumahan tidak dilockdown. 

"Pengetatan dan prosedur saja. Monitoring dan pengawasan ketat," pungkasnya.

Sementara itu, Kapolresta Bogor Kota, Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro membenarkan, pihaknya melakukan kunjungan dan koordinasi dengan Ketua RW sehubungan dengan penguatan satgas khusus Pemudik dan Pendatang di perumahan Griya Melati Bubulak. 

"Adapun terkait penyebaran covid di perumahan trsebut masih dalam penelusuran Tim Tracing Satgas Covid-19 dari Dinkes Kota Bogor," tuturnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bogor Sri Nowo Retno menjelaskan hasil swab antigen yang dilakukan sebelumnya menyatakan 25 warga perumahan itu positif Covid-19.

"Iya swab antigen hari ini dilakukan tracing kontak erat sebanyak 70 orang dan dilakukan swab PCR," singkatnya.

Terpisah, Wakil Wali Kota Bogor Dedie A Rachim membeberkan pihaknya menerima laporan ada warga yang bergejala dan melakukan rapid test antigen dan hasilnya positif. 

"Namun Dinkes sudah mengantisipasi serta melakukan kontak tracing sehingga 70 orang dilakukan Swab Test PCR. Kami masih menunggu hasil," pungkasnya. (Rizki Mauludi)