Lebaran, Kasus Positif Covid-19 dan Angka Kematian di Garut Bertambah

Lebaran, Kasus Positif Covid-19 dan Angka Kematian di Garut Bertambah



INILAH, Garut,-Lebaran atau Idul Fitri 1442 H jatuh pada Kamis (13/5/2021) di Kabupaten Garut diwarnai dengan naiknya kasus positif Covid-19 dan angka kematian. Tercatat ada dua penambahan kasus aktif dan dua meninggal dunia.

Keterangan Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Garut disampaikan Koordinator Komunikasi Publik/Humas Muksin, kedua pasien kasus baru positif Covid-19 itu yakni perempuan (KC-9025) usia 22 tahun dari Kecamatan Cibatu dan perempuan (KC-9026) usia 49 tahun dari Kecamatan Wanaraja. Masing-masing keduanya dikonfirmasi positif Covid-19 berdasarkan hasil pemeriksaan RT PCR, dan pemeriksaan rapid tes antigen pada kasus kontak erat dan suspek.

Temuan dua kasus baru positif Covid-19 tersebut membuat total jumlah positif Covid-19 di Kabupaten Garut bertambah menjadi sebanyak 9.026 kasus.
Sedangkan dua pasien positif Covid-19 meninggal dunia, yakni perempuan (KC-8936) usia 80 tahun dari Kecamatan Garut Kota dan laki-laki (KC-9005) usia 88 tahun dari Kecamatan Tarogong Kidul.


KC-8936 sebelumnya sempat berada dalam isolasi perawatan rumah sakit sejak dikonfirmasi positif Covid-19 pada 9 Mei 2021. Meninggalnya KC-8936 membuat angka kematian akibat Covid-19 di wilayah Kecamatan Garut Kota bertambah menjadi sebanyak 47 kasus. Jumlah tersebut membuat Garut Kota tetap merupakan kecamatan di Kabupaten Garut kecamatan terbanyak terdapat kematian akibat Covid-19.

Persentase kematian akibat Covid-19 di Kecamatan Garut Kota mencapai sekitar 4,5 persen dari total positif Covid-19 sebanyak 990 kasus.

Seperti halnya KC-8926, KC-9005 juga sempat berada dalam isolasi perawatan rumah sakit sejak terkonfirmasi positif Covid-19 pada 11 Mei 2021. Meninggalnya KC-9005 membuat angka kematian akibat Covid-19 di Kecamatan Tarogong Kidul bertambah menjadi sebanyak 35 kasus. Hal itu membuat Tarogong Kidul berada pada peringkat kedua kecamatan terbanyak memiliki kasus kematian akibat Covid-19.

Persentase kematian di kecamatan tersebut mencapai sekitar 2,7 persen dari total positif Covid-19 sebanyak 1.289 kasus.
Meninggalnya dua pasien asal Kecamatan Garut Kota dan Kecamatan Tarogong Kidul itu membuat total angka kematian akibat Covid-19 di Kabupaten Garut bertambah menjadi sebanyak 378 kasus atau sekitar 4,2 persen dari total positif Covid-19 sebanyak 9.026 kasus.

Tidak ada laporan adanya penambahan kasus pasien positif Covid-19 dinyatakan selesai pemantauan isolasi. Total jumlah pasien dinyatakan sembuh dari Covid-19 di Garut masih sebanyak 8.063 orang.

"Masih ada sebanyak 459 pasien positif Covid-19 isolasi mandiri, dan sebanyak 123 pasien positif dalam isolasi perawatan rumah sakit," Muksin menambahkan.(zainulmukhtar)