Proyek Cibinong City A Beautiful Dihentikan Sementara, Ini Sebabnya!

Proyek Cibinong City A Beautiful Dihentikan Sementara, Ini Sebabnya!
Ilustrasi (reza zurifwan)



INILAH, Cibinong - Pembangunan pedestrian, peningkatan Jalan Raya Kandang Roda Pakansari dan peningkatan Jalan Raya Kandang Roda-Sentul dihentikan sementara oleh Dinas Pekerjan Umum dan Penataan Ruang (DPU-PR) Kabupaten Bogor.

Hal itu karena menghormati para pekerja yang ikut merayakan Hari Raya Idulfitri, juga mencegah kemacetan lalu lintas dampak dari pembangunan insfrastruktur tersebut.

"Proyek pembangunan insfrastruktur, habis libur Hari Raya Idulfitri akan dilanjutkan lagi dengan waktu pelaksanaan 6 hingga 8 bulan," kata Kabid Pembangunan Jalan dan Jembatan DPU-PR Kabupaten Bogor Adriawan kepada wartawan, Selasa, (11/5).


Ia menerangkan waktu libur Hari Raya yang berlangsung sejak Senin kemarin sudah dijadwalkan hingga tidak perlu lagi addendum, waktu tambahan atau revisi kontrak kerja. "Waktu tanda tangan kontrak kerja awal Bulan Maret lalu memang sudah dihitung waktu libur Hari Raya, jadi tidak perlu revisi target selesai pekerjaan  addendum atau waktu tambahan," terangnya.

Sebelumnya, proyek insfrastruktur program Cibinong City A Beautiful dikeluhkan pengendara kendaraan roda empat karena membuat macet arus lalu lintas kendaraan bermotor.

Iqbal Ramadhan, seorang pengemudi kendaran roda empat yang melalui Jalan Raya Kandang Roda-Pakansari, membutuhkan waktu 1,5 jam dari Perempatan Sentul menuju Pintu Tol Jagorawi, hal itu terjadi di jam sibuk yaitu Pukul 17.00 hingga 20.00 WIB.

"Sudah dua kali saya mengalami kemacetan lalu lintas sangat panjang di Jalan Raya Kandang Roda-Pakansari, butuh waktu 1,5 jam dari perempatan Sentul ke Pintu Tol Sentul. Hal itu terjadi karena di dua lajur sedang dilaksanakan proyek pembangunan pedestrian dan peningkatan jalan," ungkap Iqbal kepada wartawan, Minggu, (8/5).

"Harusnya proyek yang masuk ke dalam program Cibinong City a Beautiful ini bukan hanya tanggung jawab Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPU-PR), tetapi juga Dinas Perhubungan. Harusmya Dinas Perhubungan ataupub Satpol PP bekerja sebagai super tim dan menurunkan personilnya untuk mengatur lalu lintas," pintanya. (reza zurifwan)