Satgas Covid-19 Kota Bogor Lakukan Tes Antigen Bagi Pedagang dan Pengamen

Satgas Covid-19 Kota Bogor Lakukan Tes Antigen Bagi Pedagang dan Pengamen
rizki mauludi



INILAH, Bogor - Ratusan orang di pasar Kebon Kembang, Kota Bogor menjalani tes Covid-19 rapid Antigen yang diselenggarakan Satgas Covid-19 Kota Bogor pada Senin (10/5/2021) siang. Nantinya satgas Kota Bogor akan berkeliling sambil melakukan tes Covid-19 secara acak yang meliputi Pedagang Kaki Lima (PKL), pengamen, juru parkir hingga pengunjung pusat perbelanjaan.

 

Kapolresta Bogor Kota Kombes Pol Susatyo Purnoko Condro mengatakan, ada sekitar 100 perserta yang mengikuti tes anti gen secara acak.


 

"Pada hari ini kami melaksanakan pengecekan terhadap 100 orang random dan saat ini baru 70 orang yang sudah keluar hasilnya dengan hasil negatif semua," ungkap Susatyo.

 

Ia melanjutkan, setelah itu pelaksanaan tes anti gen terus dilakukan hingga target sasaran terpenuhi. Bahwa pemeriksaan secara acak ini akan terus dilakukan hingga hari raya Idul Fitri mendatang. Sementara itu mengenai ke rumunan pihaknya mengurai kerumunan dengan pola pengaturan lalu lintas.

 

"Jadi pengaturan kendaraan pribadi dan juga beberapa pendekatan-pendekatan ya sehingga alur dari para pengunjung ini tidak bertemu atau tidak berpusat di satu titik dalam berapa hari ini kami upayakan terjadi penurunan di Pasar Kebon kembang ini," terangnya.

 

Susatyo menjelaskan, tes ini dilakukan dengan berkeliling, anggota polisi wanita dan petugas dari Polresta Bogor Kota memasuki area PKL dan mengajak untuk para pedagabg ikut melaksanakan test Covid-19 dengan Anti Gen. Beberapa pedagang ada yang menolak namun banyak juga yang secara suka rela ikut tes.

 

"Tak hanya itu beberapa orang juga harus diberi pemahaman terlebih dahulu agar mau mengikuti tes anti gen. Bahwa random cek dilakukan kepada komunitas pasar khususnya kepada para pengatur parkir atau juru parkir dan PKL. Kami menginginkan bahwa juru parkir dan PKL ini yang langsung bertatapan dan bertemu dengan pengunjung dalam kondisi sehat dan tidak menularkan Covid 19," jelasnya.

 

Susatyo menegaskan, bahwa secara keseluruhan pihaknya menargetkan peserta sebanyak 100 peserta.

 

"Ya, nanti akan digelar lagai, tapi pada hari ini kami melaksanakan pengecekan terhadap 100 orang secara random," pungkasnya. (rizki mauludi)