Alun alun Garut Masih Jadi Tempat Favorit Ngabuburit

Alun alun Garut Masih Jadi Tempat Favorit Ngabuburit
istimewa



INILAH, Garut-Hingga kini, kawasan Lapang Otto Iskandardinata atau Alun alun di Kecamatan Garut Kota masih tetap menjadi tempat terfavorit ngabuburit dibandingkan sejumlah tempat yang kerap dijadikan warga Garut sebagai lokasi ngabuburit ketika saum Ramadan.

Begitu juga selama Ramadan 1441 H /2021 M atau tahun kedua pandemi Covid-19 ini. Apalagi berbeda dengan tahun sebelumnya yang sempat dilakukan penutupan, pada Ramadan ini tak ada penutupan kawasan Alun alun. Tak ada pula pelarangan salat tarawih berjama'ah maupun pengajian di masjid tersebut kecuali harus tetap dengan menerapkan protokol kesehatan (prokes).

Alun alun Garut menjadi tempat favorit ngabuburit karena lokasinya memang strategis. Ruang terbuka cukup luas di tengah perkotaan, dan mudah dijangkau dari berbagai arah. Termasuk para pengguna jasa angkutan kota dari berbagai jurusan daerah.


Banyaknya pohon perindang sekeliling Alun alun membuat warga betah berlama-lama duduk di bangku taman di lingkungan Alun alun menikmati suasana sambil menunggu waktu berbuka saum tiba. Pengunjung datang dari berbagai tempat dan kalangan. Mulai kalangan anak-anak, remaja, dewasa hingga orang tua. Baik laki-laki maupun perempuan.

Mereka juga takkan kesulitan mendapatkan menu takjil berbuka puasa. Para pedagang aneka jajanan, minuman segar, dan goreng-gorengan banyak berjajar di seputar kawasan. Pengelola Masjid Agung Garut bahkan rutin menyediakan menu takjil setiap Ramadan bagi para pengunjungnya. 

Sayangnya, dibukanya kawasan Alun alun selama Ramadan tersebut pada keadaan masih pandemi Covid-19 justeru menimbulkan kekhawatiran akan menyebarnya kasus Covid-19. 

Pasalnya, banyak warga berdatangan ke sana terkesan mulai abai akan bahaya Covid-19. Jangankan soal menjaga jarak yang memang sulit dihindari, bahkan tak sedikit mereka yang nekat tak mengenakan masker. Sebagian mengenakannya namun dengan asal-asalan. 

Suasana kawasan Alun alun nyaris seperti tak sedang dalam ancaman pandemi Covid-19. Diramaikan banyaknya berbagai jenis permainan anak. Sepanjang pinggir kawasan Alun alun juga menjadi tempat parkir kendaraan roda empat maupun roda dua. 

Padatnya kendaraan berbagai jenis serta berjubelnya pengunjung juga tampak di ruas-ruas jalan seputar Alun alun hingga kawasan pusat kota Garut atau disebut Pengkolan. Semakin mendekati Idul Fitri, kemacetan kendaraan terjadi di berbagai titik. 

Petugas pun seakan tak berdaya mengatasi kondisi tersebut. Bahkan tak terlihat petgas berkeliling kendaraan menghimbau warga melalui pengeras suara agar jangan berkerumun dan tetap mematuhi prokes.  

Padahal kasus positif Covid-19 di Garut masih terjadi. Di Kecamatan Garut Kota sendiri hingga per 9 Mei 2021 terjadi sebanyak 974 kasus positif, terbanyak kedua setelah Kecamatan Tarogong Kidul dengan positif Covid-19 sebanyak 1.275 kasus. 

"Sejak awal Ramadan, Pengkolan memang mulai padat. Saya juga berangkat dari rumah atau pulang kerja tak berani lewat Pengkolan, takut terjebak macet, tapi memutar ke jalur alternatif. ," kata Subakat (50) warga Kelurahan Ciwalen Kecamatan Garut Kota, Senin (10/5/2021). 

Selain kawasan Alun Alun Garut, terdapat sejumlah tempat kerap dipilih warga menjadi lokasi ngabuburit di wilayah perkotaan.  Antara lain kawasan Alun alun Tarogong Kaler, Lapangan Olahraga Merdeka Kerkoff Tarogong Kidul, Lapang Golf Ngamplang, kawasan Bundaran Simpang Lima Tarogong Kidul, dan sejumlah pusat perbelanjaan.(zainulmukhtar)