Diwarnai Satu Lansia Meninggal, Positif Covid-19 di Garut Jadi 8.940 Kasus

Diwarnai Satu Lansia Meninggal, Positif Covid-19 di Garut Jadi 8.940 Kasus
Foto: Zainulmukhtar



INILAH, Garut - Hingga Minggu (9/5/2021) kemarin, terkait kasus Covid-19 di Kabupaten Garut diwarnai satu lansia terkonfirmasi positif meninggal dunia. Volume harian positif Covid-19 di Kabupaten Garut bertambah sebanyak delapan kasus hingga menjadi sebanyak 8.940 kasus.

Lansia meninggal dunia terpapar Covid-19 tersebut yakni laki-laki (KC-8939) usia 69 tahun dari Kecamatan Tarogong Kidul.

Kejadian tersebut membuat angka kematian akibat terpapar Covid-19 di Kecamatan Tarogong Kidul bertambah menjadi sebanyak 33 kasus. Kecamatan Tarogong Kidul menempati urutan kedua terbanyak terdapat kasus kematian akibat Covid-19 setelah Kecamatan Garut Kota di urutan pertama dengan kematian akibat Covid-19 sebanyak 45 kasus. 


Persentase kematian akibat Covid-19 di Kecamatan Tarogong Kidul terbilang tinggi, meskipun masih di bawah angka persentase kematian akibat Covid-19 tingkat Kabupaten Garut.
Persentase kematian akibat Covid-19 di kecamatan pusat kantor pemerintahan Kabupaten Garut itu mencapai sekitar 2,6 persen dari total positif Covid-19 sebanyak 1.275 kasus. Sedangkan persentase kematian akibat Covid-19 di Garut mencapai sekitar 4,1 persen dari total positif Covid-19 sebanyak 8.940 kasus.

Keterangan Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Garut disampaikan Koordinator Komunikasi Publik/Humas Muksin, delapan kasus baru positif Covid-19 ditemukan hari itu merupakan hasil pemeriksaan RT PCR. 

Mereka terdiri lima perempuan dan tiga laki-laki berusia antara 53 tahun sampai 85 tahun. Mereka berasal dari Kecamatan Garut Kota (3), Cilawu (1), Leles (1), Sukaresmi (1), Tarogong Kidul (1), dan Kecamatan Wanaraja.

Dilaporkan pula, terdapat penambahan sebanyak 13 pasien positif Covid-19 selesai pemantauan isolasi. Sehingga total mereka yang dinyatakan sembuh dari Covid-19 di Garut menjadi sebanyak 7.958 orang.

"Masih ada sebanyak 465 pasien positif Covid-19 menjalani isolasi mandiri, dan sebanyak 147 pasien positif dalam isolasi perawatan rumah sakit," katanya. (Zainulmukhtar)