PKS Kota Bogor Tebar 30 Ribu Takjil dan 4.000 Bingkisan Lebaran

PKS Kota Bogor Tebar 30 Ribu Takjil dan 4.000 Bingkisan Lebaran
PKS Kota Bogor Tebar 30 Ribu Takjil dan 4.000 Bingkisan Lebaran



INILAH, Bogor - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Bogor menebar puluhan ribu paket makanan serta ribuan paket bingkisan lebaran untuk kader serta masyarakat Kota Bogor selama bulan Ramadan tahun 2021 ini.

Paket itu berasal dari kolaborasi struktur Dewan Pengurus Daerah (DPD dan Dewan Pengurus Cabang (DPC) wilayah Kota Bogor, anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia (RI), DPRD Provinsi Jawa Barat serta anggota DPRD Kota Bogor dari fraksi PKS serta tak ketinggalan para kader PKS SeKota Bogor.

Ketua DPD PKS Kota Bogor, Atang Trisnanto mengatakan, seperti Ramadan tahun-tahun sebelumnya, PKS Kota Bogor selalu melakukan pembagian paket makanan berbuka dan paket bingkisan lebaran. Tahun ini, PKS membagikan 30 ribu paket makanan berbuka. Hingga hari ke-25 Ramadhan, tercatat tak kurang dari 25 ribu paket makanan berbuka telah disebar PKS ke seluruh kelurahan di Kota Bogor. Paket ini berasal dari struktur DPD), DPC , anggota dewan pusat, propinsi, kota, serta tak ketinggalan para kader PKS SeKota Bogor.


"Kegiatan Tebar Paket Makanan Berbuka ini selalu kami lakukan setiap tahun. Sebelumnya lebih banyak berupa takjil. Tahun ini berupa paket makanan berbuka yang dibagikan tiap hari selama bulan Ramadan dengan cara diantar oleh kader PKS dari rumah ke rumah. Tak ada satupun kelurahan di Kota Bogor yang luput dari kegiatan ini. Ini dilakukan karena PKS dikenal sebagai partai yang mulai awal berdiri memelopori kegiatan sebar takjil," ungkap Atang.

Atang melanjutkan, sebar takjil awalnya saat masa normal dilakukan di pinggir jalan kepada pengendara bermotor dan penumpang angkot, pada saat pandemi dilakukan dengan cara yang berbeda.

"Saat awal pandemi tahun kemarin, kader PKS berinovasi dengan menggantung takjil di papan besar untuk menghindari kontak. Tahun ini, kami membagikannya dengan cara door to door. Paket yang sebelumnya berupa takjil, sekarang berganti menjadi paket makanan berbuka", jelas Atang
 
Atang menambahkan, cara ini dipilih oleh PKS agar kegiatan tidak menimbulkan kerumunan warga. Manfaat lainnya adalah PKS bisa bersilaturahim langsung dengan warga dari rumah ke rumah. Hikmahnya, PKS Kota Bogor jadi bisa menyapa warga dari rumah ke rumah, merupakan bagian dari silaturrahim. Warga pun tidak perlu keluar rumah, dan tidak menimbulkan kerumunan di jalan.

"Pembagian paket makanan berbuka ini merupakan bagian dari kegiatan dalam rangka Milad PKS ke-19. Salah satu rangkaian kegiatannya adalah 'berbagi 1,9 Juta takjil gratis dari PKS Untuk masyarakat Indonesia'. Kegiatan ini merupakan bentuk pelayanan PKS untuk masyarakat Kota Bogor.

"Kami membeli produk kuliner masyarakat Kota Bogor untuk kemudian kami tebar kembali ke masyarakat. Kami berharap tidak saja silaturahim yang terjalin tapi juga bisa menggairahkan kembali perekonomian di masyarakat," tuturnya.

Atang membeberkan, serupa dengan program tebar paket makanan berbuka, PKS Kota Bogor juga membagikan 4000 paket bingkisan lebaran. Bingkisan Lebaran ini dibagikan kepada Pengurus DPC, DPRa, Korwe, Kader, Tokoh Masyarakat, Relawan hingga warga yang membutuhkan.

"Beliau-beliau inilah ujung tombak dari perjuangan dan kemenangan PKS hingga bisa seperti sekarang ini. Ini bentuk khidmat kami dari struktur kepada pengurus, anggota PKS, tokoh, serta masyarakat. Bingkisan Lebaran ini tentu menjadi kebahagiaan tersendiri menjelang Hari Raya Idul Fitri. Pandemi masih melanda negeri ini termasuk Kota Bogor. Meski saat ini pembatasan aktifitas tidak seketat tahun lalu, tapi kami melihat perekonomian belum pulih. Semoga bermanfaat," bebernya.

Dirinya juga berharap, bahwa program ini bisa dilanjutkan dan ditingkatkan di tahun berikutnya. Terima kasih kepada seluruh pengurus dan kader serta para anggota yang turut berperan aktif dalam program ini.

"Semoga bermanfaat di tengah pandemi ini. Tak lupa kami juga sampaikan permohonan maaf sekiranya selama bersilaturahim mengantar paket takjil ini, kami mengganggu waktu istirahat warga," pungkasnya.(rizki mauludi)