DPU-PR Kabupaten Bogor Baru Lelang 4 Proyek Insfrastruktur, Ini Alasannya 

DPU-PR Kabupaten Bogor Baru Lelang 4 Proyek Insfrastruktur, Ini Alasannya 
Foto: Reza Zurifwan



INILAH, Bogor-Sudah melewati triwulan pertama, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPU-PR) Kabupaten Bogor baru melelang 4 proyek insfrastruktur jalan maupun pedestrian.

Sementara, 21 proyek insfrastruktur jalan, pedestrian maupub jembatan  lainnya akan segera dilelang pasca masa libur Hari Raya Idhul Fitri atau pada akhir Bulan Mei atau awal Bulan Juni mendatang.

"Dari 25 proyek insfrastruktur di tahun ini, kami baru melelang empat proyek insfrastruktur yaitu peningkatan Jalan Raya Al Falah, peningkatan alan Raya Kandang Roda-Sentul, pembuatan pedestrian Jalan Raya Kandang Roda Sentul dan peningkatan Jalan Raya Kandang Roda-Pakansari," ujar Kepala DPU-PR Kabupaten Bogor R Soebiantoro kepada wartawan, Selasa, (4/5).


Mantan Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPAD) ini menerangkan alasan jajarannya baru melelang 4 proyek karena adanya refocusing Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD).

"Program kerja kami banyak yang terkena refocusing, untungnya ada sisa anggaran pada Tahun 2020 lalu sebesar Rp 200 milyar untuk meningkatkan jalan dan membuat pedestrian di Jalan Raya Kandang Roda-Sentul," terangnya.

Bibin sapaan akrab pria bertubuh jangkung ini menuturkan pada Tahun 2021, jajarannya juga akan meningkatkan Jalan Raya Tegar Beriman dengan besar anggaran sebesar puluhan milyar.

"Tahun 2021 ini kami juga akan meningkatkan Jalan Raya Tegar Beriman, selain itu sambil menunggu selesai lelang, DPU-PR juga merawat jalan alteri yang merupakan wajah Pemkab Bogor," tutur Bibin.

Ia menjelaskan Tahun 2021 jajarannya mendapatkan alokasi anggaran lebih dari Rp 400an milyar, harapan DPU-PR bisa mendapatkan Rp 100 milyar tambahan untuk membangun jalan-jalan di perbatasan Tanggerang, Lebak, Provinsi Banten dan perbatasan Kota Bekasi.

"Awal tahun ini alokasi anggaran untuk DPU-PR turun dari Rp 800an milyar menjadi Rp 400an milyar, namun kami lagi berupaya mendapatkan tambahan alokasi anggaran untuk membangun Jalan Raya Rumpin-Legok, Sukajaya-Lebak dan jalan yang menghubungkan Kecamatan Gunung Putri dengan Kota Bekasi," jelasnya. 

Ditemui terpisah, Bupati Bogor Ade Yasin memaklumi  lambatnya lang proyek insfrastruktur di DPU-PR, hal itu menurutnya karena adanya perubahan Sistem Informasi Pembangunan Daerah (SIPD) dan juga adanya refocusing APBD.

"Karena perubahan SIPD dan refocusing APBD, membuat lelang proyek insfrastruktur DPU-PR menjadi lambat, kalau mengenai permohonan tambahan alokasi anggaran oleh DPU-PR maka akan disetujui asalkan nanti ada uangnya," tukas Ade Yasin. (Reza Zurifwan)