Marc Marquez: Saya Merasa Hancur!

Marc Marquez: Saya Merasa Hancur!



INILAH, Jerez - Marc Marquez mengakui dia menyudahi MotoGP Spanyol di Sirkuit Jerez dengan perasaan hancur. Bukan karena lengan kanannya, melainkan kecelakaan yang dia alami pada latihan bebas ketiga.

Pembalap Repsol Honda itu mengalami kecelakaan dan jatuh dengan tangan kiri pada tikungan ketujuh, Sabtu lalu. Karena kecelakaan itu, Marc Marquez harus berurusan dengan rumah sakit.

Marc Marquez akhirnya diizinkan mengikuti lomba, tapi kecelakaan lagi saat pemanasan. Sungguh pun begitu, dia mengakhiri balapan keduanya setelah comeback itu di urutan kesembilan.


Meskipun hasil bukanlah targetnya, Marc Marquez merasa senang secara keseluruhan dari balapan ini. Dia merasa secara fisik lebih baik ketimbang tampil di Portimao meski mengakui lehernya terkunci dan otot punggungnya tergores dari kecelakaan di latihan ketiga.

"Yang penting, saya merasa lebih baik akhir pekan ini. Tapi hari ini, saya merasa hancur, tapi dari kecelakaan kemarin, bukan soal lengan. Lebih pada soal otot punggung dan leher," kata pembalap asal Spanyol ini.

Dia pun menyatakan senang bisa menyelesaikan lomba. Bukan karena hasil karena itu bukanlah targetnya.

"Akhir pekan ini saya merasa lebih baik dengan motor. Soal kondisi fisik, saya menderita, tapi tak semenderita di Portimao," tambahnya.

Dia menambahkan, lehernya sepenuhnya terkunci sepanjang balapan. Tapi, dia menyadari, itu adalah bagian dalam balapan.

"Kalau kita start di posisi ke-14, di lap pertama saja kita kehilangan banyak waktu. Itu yang terjadi. Kemudian saya mulai balapan dan mencoba lebih cepat di setiap putaran. Itulah yang saya lakukan. Di salah satu bagian balapan, saya kira (Maverick) Vinales, (Johann) Zarco, dan saya termasuk yang tercepat di lintasan. Tapi ketika saya melihat balapan dari sisi waktu, fisik saya mulai drop. Ketika tinggal tersisa delapan lap, saya menyerah. Tapi saya senang karena kami bisa melakukan satu langkah lagi," tambahnya.