Persib Yakin Liga 1 Bergulir Tepat Waktu

Persib Yakin Liga 1 Bergulir Tepat Waktu



INILAH, Bandung - PT Persib Bandung Bermartabat (PBB) menaruh harapan kepada pihak Kepolisian mengenai Liga 1 2021. Diharapkan bisa terselenggara sesuai dengan yang telah direncanakan. 

Sesuai dengan rencana PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (LIB), kompetisi kasta tertinggi di tanah air itu akan mulai diselenggarakan pada 3 Juli mendatang. 

Komisaris PT PBB, Kuswara S Taryono memahami tidak mudah untuk bisa menggelar kompetisi. Terlebih, terjadi aksi anarkis dan euforia saat Persib dikalahkan Persija di babak final Piala Menpora 2021. 


"Kami tentunya dari klub, menaruh harapan besar Liga 1 dan 2 tetap berjalan. Itu harapan kami," harap Kuswara.

Kuswara percaya diri Liga 1 2021 bisa terselenggara. Itu terlihat dari sambutan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Zainudin Amali dan PSSI usai penyelenggaraan Piala Menpora 2021 berakhir. 

Menurutnya, turnamen Piala Menpora 2021 berlangsung lancar. Bahkan hingga laga final yang mempertemukan antara Persija Jakarta melawan Persib Bandung nyaris tidak ada pelanggaran protokol kesehatan yang dilanggar.

Namun di akhir pertandingan, tepatnya terjadi diluar Stadion terjadi aksi yang melanggar protokol kesehatan. Yakni aksi anarkis bobotoh yang melakukan pelemparan flare dan batu ke Graha Persib serta perusakan kendaraan roda empat berpelat B atau Jakarta karena kecewa tim kesayangannya kandas dari Persija.

Sementara pendukung Persija melakukan euforia dengan berkumpul di Bundaran HI untuk merayakan kemenangan tim kebanggaannya. Apalagi, kemenangan itu membuat Macan Kemayoran juara Piala Menpora 2021. 

"Mudah-mudahan ini gak ada hambatan," harap Kuswara.

Sebelumnya, Polri tengah mengkaji ulang rencana untuk memberikan izin Liga 1 2021, yang rencananya akan mulai digelar 3 Juli nanti. Ini dilakukan Polri menyusul terjadinya aksi anarkis bobotoh dan euforia pendukung Persija.

"Terkait dengan izin, tentunya ini jadi kajian. Tadi hasil rapat kita bagaimana mengelola adik-adik suporter. Nanti kita tunggu langkah konkretnya dari stakeholder," ujar Asisten Operasi (Asops) Kapolri, Irjen Pol Imam Sugianto, dalam konferensi pers di Kemenpora, Senayan, Jakarta, Selasa (27/4/2021) lalu. 

Imam juga meminta PSSI dan PT LIB untuk ikut memberikan edukasi kepada para suporter agar tindakan yang melanggar protokol kesehatan dan kriminalitas seperti ini tidak lagi terjadi.

"Jika bisa dikendalikan, itu akan jadi acuan pemberian izin (kompetisi Liga 1) selanjutnya," kata Imam.

Imam mengaku telah mengamankan beberapa orang yang terlibat dari dua aksi tersebut. Tak hanya kepada Bobotoh namun juga bagi beberapa pendukung Persija.(Muhammad Ginanjar)