Terbakar Cemburu, RI Nekat Tusuk istri dengan Pisau Dapur

Terbakar Cemburu, RI Nekat Tusuk istri dengan Pisau Dapur
Foto: Dani R Nugraha



INILAH,Bandung- Terbakar api cemburu seorang pria berinisial RI (33) di Kecamatan Margahayu Kabupaten Bandung tega menusuk RM (27) istri yang baru dinikahinya delapan bulan. Karena perbuatannya itu, RI harus mendekam dibalik jeruji besi Polresta Bandung dan menunggu proses hukum lebih lanjut.

Penganiayaan yang berujung dengan penusukan oleh RI ini terjadi disekitar rumahnya, tepatnya di Gang Jalan Manglid, RT 06/10, Desa Margahayu Selatan, Kecamatan Maragahayu, Kabupaten Bandung, pada 29 April kemarin. Akibat penganiayaan itu, RM menderita sejumlah  luka di tubuhnya. Antara lain, luka sobek di bagian muka, luka dibagian lengan dan punggung, serta luka tusuk di bagian perut akibat senjata tajam milik RI.

Kapolresta Bandung Kombes Pol Hendra Kurniawan melalui Wakapolresta Bandung, AKBP Dwi Indra Laksmana mengatakan, motif penganiayaan dilatarbelakangi karena pelaku merasa sakit hati dan cemburu kepada korban.


"Korban ini istri sirinya pelaku. Pelaku sebelumnya melihat korban dibonceng oleh pria yang diduga itu adalah temannya," kata Dwi Indra di Mapolresta Bandung di Soreang, Senin (3/5/2021).

Karena terbakar rasa cemburu, kata Dwi, RI kemudian mencari RM. Saat kejadian itu, korban sedang berjalan kaki dengan kedua temannya.

Pelaku ternyata bertemu dengan korban. Saat itulah, pelaku menghampiri korban dan kemudian membentak-bentak korban. Saat itu, teman korban berusaha melerai.

"Akan tapi, tiba-tiba pelaku mengeluarkan senjata tajam. Lalu pelaku langsung menganiaya korban hingga korban mendapat sejumla luka di tubuhnya. Aksi ini sempat terekam kamera ponsel dan viral di media sosial," ujarnyam

Setelah melakukan penganiayaan, pelaku kemudian melarikan diri ke Garut. Polisi yang mendapatkan laporan adanya penganiayaan langsung melakukan olah TKP dan mencari pelaku.

"Pelaku akhirnya kami tangkap di tempat saudaranya yang ada di Garut," ujarnya.

Sejauh ini, lanjut Dwi, kondisi korban sudah mulai membaik. Meski sempat menjalani perawatan insentif di Rumah Sakit Santosa Bandung, korban kini sudah melakukan rawat jalan.

Polisi juga telah menyita sejumlah barang bukti kasus penganiayaan tersebut. Antara lain, satu bilah pisau dapur, satu buah baju biru berlebah bekas luka tusuk, dan satu buah celana jins warna biru bernodakan bercak darah milik korban.

Akibat aksi jahat yang dilakukannya, RI jerat Pasal 351 ayat 2 tentang penganiaayan dengan ancaman hukuman lima tahun penjara.

Sementara itu pelaku RI mengakui jika ia nekat menganiaya istri yang baru dinikahinya selama delapan bulan itu karena cemburu. Karena meskipun telah berstatus istri pelaku, namun korban kerap kali berselingkuh dengan pria lain.

"Saya kesal sama dia, karena sejak menikah dengan saya. Dia masih saja selingkuh dengan beberapa lelaki, saat kejadian itu saya memang sedang mabuk dan emosi sama dia yang dinasihati tapi kelakuannya tetap saja begitu," ujarnya.(rd dani r nugraha).