Ini Kata Robert Alberts Soal Kelemahan Persib

Ini Kata Robert Alberts Soal Kelemahan Persib
Pelatih Persib Bandung Robert Alberts. (Istimewa)



INILAH, Bandung - Pelatih Persib Bandung, Robert Rene Alberts mengaku mendapatkan pelajaran berharga di penyelenggaraan Piala Menpora 2021. Terutama saat menghadapi Persija Jakarta di babak final. 

Pasalnya, timnya itu mengalami kekalahan. Bahkan dibuat tidak berdaya di dua pertandingan partai puncak yang telah dilakoni.

Terbukti, dipertemuan pertama kalah 0-2. Sedangkan di leg kedua, Persib Bandung dikalahkan dengan skor 1-2. Sehingga agregata menjadi 1-4. 


Padahal di babak fase grup, perjalanan Persib cukup mulus dan menjadi jawara grup usai menahan imbang 1-1 Bali United, menang 3-1 atas Persita Tangerang dan 2-1 atas Persiraja Banda Aceh. Lalu, di babak delapan besar melawan Persebaya Surabaya, Persib juga menang dengan skor 3-2.

Kemenangan ini terus berlanjut sampai babak semifinal. Dalam dua kali pertemuannya, Persib berhasil mengalahkan PSS Sleman 2-1 dan imbang 1-1. Sehingga agregat menjadi 3-2. 

"Untuk tim kami, saya rasa bagus bagi kami melihat apa kelemahan yang ada," ujar Robert. 

Pelatih asal Belanda ini menilai kelemahan yang dialami timnya terjadi di lini tengah. Pasalnya, di lini tersebut, Persib kehilangan Omid Nazari dan Kim Jeffrey Kurniawan. 

"Kami tidak bisa langsung mengganti peran Omid dan Kim, kami kehilangan mereka. Mereka sebenarnya bukan pemain yang kami ingin lepas tapi mereka yang meminta untuk meninggalkan tim ini," katanya. 

Pelatih berusia 65 tahun ini mencoba mencari pengganti dua pemainnya itu, dengan merekrut Farshad Noor. Dia merupakan kapten tim nasional Afghanistan. 

Namun demikian, pemain jebolan PSV Eindhoven Junior ini tidak memberikan dampak yang positif. Sehingga proses pencoretan harus dilakukan meski sudah dikontrak selama satu tahun. 

"Kami juga tidak berhasil dengan Farshad Noor di posisi itu, dia mencoba untuk menggantikan peran itu tapi tipenya tidak cocok," tuturnya.

Karena itu, Robert menilai kelemahan timnya berada di lini tengah. Terbukti, Persib hanya mampu berada di peringkat runnerup Piala Menpora 2021. 

"Jadi kalian bisa lihat kami mempunyai kelemahan di lini tengah dan bisa dibongkar oleh lawan dalam banyak pertandingan. Disebabkan oleh itu pertahanan kami jadi lebih mudah terbuka karena kami tidak bisa mendapat second ball, lawan banyak mencetak gol dari situasi itu," katanya.

Robert cukup lega dengan serangan timnya. Terutama dari kedua sisi sayap hingga banyak mengekspoitasi. 

"Tapi kurang bagus dari area tengah karena tidak banyak yang bisa melakukan itu. Hanya striker utama kami, (Wander) Luiz, tapi dia juga belum sepenuhnya bugar dan nyetel. Itu pelajaran yang kami terima dan itu sangat bagus karena kami bisa memperbaikinya sebelum Liga," pungkasnya.(Muhammad Ginanjar)