Bupati Akan Panggil Asda Terkait Keterlambatan Lelang

Bupati Akan Panggil Asda Terkait Keterlambatan Lelang
Foto: Maman Suharman



INILAH, Cirebon - Bupati Cirebon Imron mengaku belum mengetahui persoalan beberapa SKPD yang telat mengajukan lelang proyek. Padahal, seharusnya beberapa SKPD sebut saja Disdik, PUPR, Dinkes, Disperindag dan LH, ajuan lelangnya sudah masuk ke LPSE. Namun sampai sekarang, hanya beberapa kegiatan saja yang lelangnya sudah tayang.

"Iya saya juga baca berita itu di media. Tapi sampai sekarang saya belum menegur SKPD terkait. Nanti biar asisten daerah yang membawahinya yang melakukan koordinasi," kata Imron, Minggu (2/5/2021). 

Dia menuturkan, seharusnya perencanaan setiap SKPD yang terkait harus sudah siap dengan jadwal lelang. Hal itu karena jalannya kegiatan pada setiap SKPD tergantung kesiapan bidang perencanaan masing-masing dinas. Sementara waktu terus berjalan, sedangkan lelang baru sebagian pengajuan dari DPUPR.


"Nanti saya akan panggil Kabag Daalbang. Saya mau tahu dinas mana saja yang sama sekali belum mengajukan lelang. Ini kan sudah bulan Mei, tersisa sekitar tujuh bulan lagi sampai akhir tahun. Jangan sampai nanti ada masalah seperti tahun kemarin," terang Imron.

Sementara itu, Asisten Daerah (Asda) 1 Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Masyarakat Kabupaten Cirebon Hilmy Rivai akan melakukan koordinasi dengan SKPD di bawah koordinator Asda 1. Sampai saat ini dirinya mengakui belum mendapatkan laporan kalau beberapa SKPD seperti Disdik, Dinkes, dan Dispora belum mengajukan lelang ke LPSE.

"Nanti saya akan cek ulang ke Kepala Dinasnya. Memang betul apa yang dikatakan pak bupati, kita dikejar waktu yang terus berjalan. Proses lelang kan sebulan, apalagi setiap dinas kegiatan yang akan dilelang cukup banyak. Wajar kalau bupati memberikan warning," jelasnya. (Maman Suharman)