Oded Harapkan Masjid Kampus Redam Paham Radikalisme 

Oded Harapkan Masjid Kampus Redam Paham Radikalisme 
Foto: Okky Adiana



INILAH, Bandung - Wali Kota Bandung Oded M Danial meresmikan Masjid Ulul Ilmi di Kampus II Universitas Pasundan (Unpas), Jalan Tamansari, Kota Bandung, Jumat (30/4/2021).

Oded menyampaikan, keberadaan masjid di kampus-kampus merupakan hal yang sangat penting. Masjid di kampus harus menjadi penyeimbangan antara ilmu pengetahuan dan keagamaan.‎

"Masjid di kampus ini untuk penyeimbang antara kekuatan fikir dan dzikir, mudah-mudahan dengan adanya masjid di lingkungan kampus ini bisa tercipta hal itu," ujar Oded.


Dia mengungkapkan, masjid di lingkungan kampus diisi individu-individu yang mengenyam pendidikan tinggi. Sehingga kebaradaan masjid dengan mahasiswanya harus menjadi salah satu tempat untuk meredam penyebaran paham radikalisme.‎

"Sangat-sangat penting (dalam menekan penyebaran paham radikalisme) masjid kampus ini. Islam bukan ajaran yang radikal," tegasnya. 

Sementara itu, Rektor Unpas Eddy Jusuf mengatakan pihaknya memiliki organisasi khusus dalam melakukan pembinaan terhadap masjid-masjid yang berada di lingkungan kampusnya.‎

"Bagaimanapun juga kita masjid itu ada di 5 Kampus ya, dan pengurunya DKM itu di bawah wakil rektor satu. Kita juga ada Lembaga Pengembangan Syariat Islam (LPSI), dan tentu kita setiap saat melihat perkembangan tapi yang jelas ini adalah masjid untuk semua umat," paparnya.

Eddy menjamin program-program dari seluruh masjid akan terpantau dengan baik. Sehingga, pemantauan tersebut, masjid-masjid di lingkungan kampus tidak akan melakukan kegiatan menyimpang khususnya dalam hal penyebaran paham radikalisme.‎

"Untuk menangkal penyebaran paham radikalisme itu kan kita ada pertemuan, DKM dengan pembina LPSI insya allah terpantau," tandasnya.‎

Sedangkan, Ketua Umum Pengurus Besar Paguyuban Pasundan Didi Turmudzi menambahkan konsep dari Masjid Ulul Ilmi adalah mengusung nilai Islam dan Sunda, dalam konteks melaksanakan misi Paguyuban Pasundan dan misi Unpas dan keislaman adalah, dalam rangka pencelupan para dosen, dan mahasiswa pada nilai dasar.

"Pandangan hidup warga Pasundan terhadap kehidupan itu sendiri. Pandangan hidup orang Pasundan terhadap Tuhannya, manusia, lingkungan alam, etos kerja dan seterusnya. Itu konsepnya dari situ diturunkan kepada 2 SKS Alquran pendidikan agama di Unpas, yaitu Islam disiplin ilmu," pungkasnya. (Okky Adiana)