Merek Pakaian asal Jepang Dukung Perkembangan UMKM Lokal

Merek Pakaian asal Jepang Dukung Perkembangan UMKM Lokal
Ilustrasi (antara)



INILAH, Bandung - Merek pakaian asal Jepang yang baru saja melakukan ekspansi pasar ke Kota Solo Uniqlo berkomitmen mendukung perkembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) lokal.

"Saat ini ada sekitar lima UMKM yang kami gandeng khususnya di Uniqlo Solo Paragon," kata perwakilan Public Relations (PR) Uniqlo Solo Stefanie Saragih pada pembukaan gerai Uniqlo di Mal Solo Paragon, Jumat.

Mengenai standardisasi,  ia mengatakan  setiap UMKM diminta untuk memberikan produk terbaik dan memiliki ciri khas yang sesuai dengan konsep bisnis Uniqlo, yaitu "LifeWear'' busana yang berasal dari budaya Jepang yaitu menghargai kesederhanaan, kualitas terbaik, dan ketahanan.


"Setiap enam bulan kami kaji ulang untuk UMKM lainnya agar bisa masuk ke sini. Bukan berarti yang sekarang belum dapat kesempatan akan 'nggak' dapat terus," katanya.

Selain UMKM, dikatakannya, untuk sebagian produk Uniqlo yang dijual Solo merupakan hasil buatan sejumlah pabrik yang ada di kawasan Soloraya. Selain memasok produk ke Uniqlo Solo, sejumlah perusahaan ini juga mendistribusikannya ke Uniqlo yang ada di beberapa Negara lain.

"Kami tidak punya pabrik sendiri tetapi kerja sama dengan perusahaan lain. Banyak produk Uniqlo yang ada di sini dibuat di Kota Solo," katanya.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kota Surakarta Heri Purwoko mengapresiasi keterlibatan UMKM tersebut.

"Meski demikian, ke depan kerja sama ini akan kami tingkatkan. Kami mendorong UMKM lain juga mempersiapkan diri dengan memastikan kualitas produk karena banyak konsumen yang menunggu keluarnya produk berkualitas," katanya.

Sementara itu, Chief Operating Officer PT Fast Retailing Indonesia (Uniqlo Indonesia) Yugo Shima mengatakan saat ini merek pakaian tersebut sudah memiliki 40 gerai di Indonesia. Ia mengatakan konsep "LifeWear" merupakan komitmen perusahaan dalam membuat kehidupan masyarakat menjadi lebih baik melalui pakaian.

"Harapannya ini dapat mengakomodasi kebutuhan masyarakat di Solo. Kami senang dapat membawa Uniqlo ke Solo dan membuat produk 'LifeWear' lebih mudah diakses oleh semua orang di kota yang penuh daya tarik ini," katanya. (antara)