Warga Maksa Mudik, Oded: Lihat Kasus di India!

Warga Maksa Mudik, Oded: Lihat Kasus di India!
Istimewa



INILAH, Bandung - Wali Kota Bandung Oded M Danial mengingatkan masyarakat, terkait meningkatnya kasus Covid-19 di negara lain secara signifikan. Salah satunya adalah negara India. 

Kondisi itu, dituturkan dia dapat saja terjadi di Indonesia apabila masyarakat tetap memaksakan diri melaksanakan mudik Lebaran 2021, dan kembali kendor dalam melaksanakan protokol kesehatan (prokes). 

"Ini demi mencegah lonjakan penularan Covid-19, dan demi kepentingan kita bersama. Pak presiden pun telah mengingatkan semua kepala daerah untuk memperhatikan hal ini," kata Oded.


India mengalami tsunami Covid-19 karena warganya yang sudah tidak lagi disiplin dalam melaksanakan prokes. Padahal sebelumnya, India dinilai sukses menangani pandemi Covid-19.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo juga telah memberikan arahan kepada seluruh kepala daerah di Indonesia. Pertemuan ini disiarkan kanal Youtube Sekretariat Presiden, Kamis (29/4/2021). 

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengungkit lonjakan kasus Covid-19 seusai mudik Lebaran 2020 lalu yang menembus kenaikan hingga angka 93 persen. Dia tak ingin hal serupa terjadi pada tahun ini.

"Hati-hati dengan yang namanya libur panjang, kita ini mau libur panjang di Idulfitri. Ingat, tahun lalu ada 4 libur panjang yang kenaikannya sangat melompat, Idulfitri tahun lalu naik sampai 93 persen," kata Jokowi.

Jokowi mengungkapkan, libur panjang pada Agustus tahun lalu menyumbang lonjakan kasus Covid-19 hingga 119 persen. Lalu, libur pada Oktober 2020 berimbas pada kenaikan jumlah kasus hingga 95 persen.

Hasil survei pemerintah mengungkap masih ada 18,9 juta orang yang berniat mudik pada Lebaran 2021. Jokowi pun memerintahkan kepala daerah untuk lebih gencar mengumumkan larangan mudik.

"Sekali lagi, hati-hati dengan mudik Lebaran. Hati-hati, cek, kendalikan yang mudik itu sangat penting sekali," ucapnya. (Yogo Triastopo)