Viking Persib Club Berharap Aksi Bobotoh dan Jakmania Tidak Pengaruhi Liga 1 2021

Viking Persib Club Berharap Aksi Bobotoh dan Jakmania Tidak Pengaruhi Liga 1 2021
dok/inilahkoran



INILAH, Bandung - Ketua Umum Viking Persib Bandung, Herru Joko berharap aksi anarkis yang dilakukan oleh beberapa kelompok orang usai tim kebanggaannya kalah dari Persija Jakarta di babak final Piala Menpora 2021 tidak berimbas pada Liga 1 2021. 

Saat itu aksi anarkis itu dilakukan. Mulai dari penyerangan pelemparan flare dan batu ke Graha Persib. Serta perusakan kendaraan beroda empat berpelat B atau Jakarta di beberapa wilayah Kota Bandung. 

"Sebenarnya kita juga sudah berusaha untuk menahan diri. Kami juga disiplin selama gelaran Piala Menpora. Tapi ada segelintir orang yang mengacaunya di daerah situ aja. Ini pelajaran buat semuanya, jangan sampai terulang lagi. Mohon dipelajari kembali larangan tidak boleh ada Liga lagi gara-gara masalah itu, karena kita ingin ada Liga," kata Herru saat dihubungi, Rabu (28/4/2021). 


Herru memastikan aksi anarkis yang dilakukan, di luar dugaannya. Sebab dia mengetahui bahwa Piala Menpora 2021 dijadikan ajang simulasi untuk bisa menggelar Liga 1 2021. 

"Kami tidak ingin ada kejadian seperti kemarin. Kami sudah berusaha keras dari dulu. Jadi itu cuma kecolongan," tuturnya. 

Selain itu, pihaknya juga sudah melakukan sosialiasi yang dilakukan secara terus menerus. Bahkan Viking Persib Club melakukan kerjasama dengan Lembaga Bantuan Hukum (LBH). 

"Kita akan menggalakan lagi kampanye sosialisasi lagi tentang perdamaian dan sportivitas," tegasnya. 

Karena itu, Herru berharap aksi anarkis Bobotoh termasuk euforia yang dilakukan pendukung Persija Jakarta tidak mempengaruhi Liga 1 2021. Sehingga kompetisi kasta tertinggi tanah air yang rencananya akan digulirkan Juli, bisa diselenggarakan. 

"Saya mah ingin ada Liga lagi karena itu salah satu hiburan penting buat Indonesia, bukan buat Bandung saja. Gara-gara dua Kota ya menghancurkan impian banyak Kota, pasti banyak lagi yang dipelajari berusaha untuk lebih baik ke depannya dan itu jadi landasan ke depan lebih baik," tegasnya. (Muhammad Ginanjar)