Omid Nazari Kembali ke Persib?

Omid Nazari Kembali ke Persib?
dok/inilahkoran



INILAH, Bandung - Nama Omid Nazari kembali mencuat. Gelandang berkewarganegaraan Filipina dan Iran itu ramai diperbincangkan Bobotoh. 

Banyak yang berharap Omid kembali ke Persib Bandung. Pasalnya, Farshad Noor yang didatangkan dari Afghanistan, tidak bisa menunjukan kualitasnya di Piala Menpora 2021. Bahkan, gelandang jebolan PSV Eindhoven Junior itu langsung dicoret meski Persib sudah memberikan kontrak selama satu tahun.

Pelatih Persib Bandung, Robert Rene Alberts mengatakan sejak awal tidak pernah meminta Omid Nazari untuk hengkang. Apalagi sampai mencoret namanya dalam daftar pemain Persib Bandung. 


Pelatih asal Belanda ini memastikan Omid masih masuk dalam daftar pemain yang akan dipertahankannya dalam menghadapi Liga 1 2021. Namun, pemain yang sempat mengenakan nomor punggung 91 di Persib itu memilih untuk mengundurkan diri. 

"Saya tidak pernah meminta Omid untuk pergi kemanapun. Tapi itu keinginan dari Omid karena dia ingin lebih dekat dengan rumahnya di Filipina, mengurus bisnis dan mendapat tawaran kontrak dari tim yang bermain di AFC Cup," kata Robert. 

Dengan alasan itu, Robert mengaku tidak bisa berbuat banyak untuk menahan kepergiannya dari Persib. Apalagi, saat itu Liga 1 2020 tengah terhenti dan penyelenggaraan Liga 1 2021 belum menemui kejelasan. 

"Dan menurutnya, saya cukup menyebalkan karena Omid adalah pemain yang bagus, memberikan keseimbangan yang bagus untuk tim kami dan bersama Kim (Jeffrey Kurniawan) membuat lini tengah menjadi dinamis," katanya.

Alhasil, lanjutnya, di Piala Menpora 2021, Dedi Kusnandar lebih memiliki waktu yang banyak dalam bermain. Hingga memaksa Beckham Putra Nugraha untuk tampil meski baru pulih dari cedera. 

"Kalian bisa lihat Dedi bermain di sangat banyak pertandingan dan Beckham yang baru sembuh dari cedera belum sepenuhnya siap, dia berusaha keras tapi kehilangan sentuhannya di permainan karena masih harus meningkatkan fisik dan kekuatannya sekarang. Tapi itu positif, karena bisa belajar dari itu," jelasnya. (Muhammad Ginanjar)