Aqil Savik Sedih Kakak Alami Trauma Usai Diserang Bobotoh

Aqil Savik Sedih Kakak Alami Trauma Usai Diserang Bobotoh
istimewa



INILAH, Bandung - Kiper Persib Bandung, Muchamad Aqil Savik merasakan kesedihan yang cukup mendalam. Pasalnya kakak kandungnya menjadi korban aksi anarkis yang dilakukan beberapa kelompok orang usai timnya dikalahkan Persija Jakarta, Minggu (25/4/2021) malam. 

Tepatnya, kendaraan roda empat yang digunakan menjadi sasaran amukan beberapa kelompok orang tersebut. Selain dipukul, dimaki-maki, kap depan serta kaca depan dicorat-coret menggunakan cat semprot berwarna putih hanya karena berpelat B atau Jakarta. 

Aksi itu pun terekam dalam sebuah gawai. Bahkan tersebar hingga viral di media sosial, terutama instagram dan twitter. 


Aqil mengaku sedih dengan kejadian itu. Terlebih, kakaknya ini merupakan seorang perempuan dan seorang diri. 

"Awalnya sedih, beres pertandingan, sampai hotel, makan. Terus lihat chat kalau mobil dipukulin. Teteh sampai panik di dalem mobil," ungkap Aqil. 

Kiper yang dipinjamkan ke Bandung United ini memastikan timnya ini sudah berupaya keras untuk bisa mendapatkan trofi juara. Namun dua pertemuan yang berlangsung di babak final, tidak bisa membuat Persib mengalahkan Persija Jakarta. 

"Siapa yang mau lihat tim rival angkat piala di depan mata. Pas liat chat itu, tambah emosi, campur aduk. Jadi ya awal-awal saya kurang bisa kontrol emosi," tuturnya.

Karena itu, Aqil mengaku sangat menyayangkan dengan oknum yang sengaja menyerang kakaknya. Apalagi, alasannya hanya karena kendaraan yang ditumpangi berpelat B. 

"Kondisi teteh sudah baik sekarang. Tapi masih trauma karena digerombolin, diteriakin, dimaki-maki. Saya juga ngalamin, kalau nabrak atau nyerempet aja udah deg-degan, gimana cewek," katanya.

Aqil berharap aksi ini bisa terungkap oleh pihak kepolisian. Sehingga bisa memberikan efek jera, khususnya bagi pelaku. 

"Semoga ini yang terakhir, ke depannya jangan ada lagi. Sangat disayangkan apalagi kita lama vakum, satu tahun gak main. Dan laga kemarin itu laga uji coba untuk Liga 1," pungkasnya. (Muhammad Ginanjar)