2021, PT PPE Bidik Laba Sebesar Rp21 Miliar

2021, PT PPE Bidik Laba Sebesar Rp21 Miliar
Foto: Reza Zurifwan



INILAH, Bogor - Pada tahun ini, PT Prayoga Pertambangan Energi (PPE) menargetkan laba sebesar Rp21 miliar. Hal itu didapatkan dari produksi hotmix atau aspal, baching plant atau beton batu belah dan aktivasi sektor pertambangan lainnya baik di hulu maupun hilir.

"Jika tahun 2020 lalu PT PPE menghasilkan laba sebesar Rp851 juta, tahun 2021 ini proyeksi  keuntungan laba bersih kami sebesar Rp21 miliar. Keuntungan atau laba itu dari berbagai usaha tambang baik hulu maupun hilir," ucap Direktur PT PPE Agus Setiawan kepada wartawan, Senin (26/4/2021).

Dia menerangkan, sejak semester ke dua tahun lalu pihaknya berhasil mengembangkan usaha tambang seperti usaha batu belah di Kecamatan Cariu, baching plant di Kecamatan Cigudeg dan Kecamatan Cibinong.


"Tahun 2020 lalu, kami baru membangkitkan unit produksi hotmix atau aspal dan pemasarannya dan mulai membangun unit produksi baching plant dan unit produksi batu belah. Tahun ini 3 unit produksi diatas bisa berkembang lagi hingga raihan laba  pasti mengalami peningkatan," terangnya.

Agus menuturkan, pada 2021 ini pun PPE ikut dalam program satu miliar satu desa (Sami Sade). Saat ini, dari 349 pemerintah desa di 38 kecamatan, sudah 30 persen yang akan mengambil material betonnya ke PT PPE.

"Target atau proyeksi saya, dengan adanya program Sami Sade minimal 30 persen proyek pembangunan insfrastruktur di Sami Sade akan melibatkan PT PPE untuk betonisasi jalannya. Angka itu realistis karena dari sisi persaingan bisnis banyak juga usaha beton atau baching plant lainnya di Kabupaten Bogor maupun daerah sekitarnya," tutur Agus.

Dia mengingatkan para kepala desa yang melaksanakan program Sami Sade melaksanakan proyek insfrastrukturnya sesuai proposal dan spesifikasi.

"Walaupun tidak ada kerugian negara, pelaksanaan proyek insfrastrukturnya yang tidak sesuai proposal dan spesifikasi bisa dituntut pidana karena menyalahi aturan dan termasuk kelalaian administrasi. Saya hanya mengingatkan agar program Sami Sade berjalan sukses," tukasnya. (Reza Zurifwan)