Mal Pelayanan Publik Kabupaten Bandung Mulai Diuji Coba

Mal Pelayanan Publik Kabupaten Bandung Mulai Diuji Coba
Penjabat (Pj) Bupati Bandung Dedi Taufik. (antara)



INILAH, Bandung - Penjabat (Pj) Bupati Bandung Dedi Taufik mengatakan Mal Pelayanan Publik (MPP) yang berada di lantai dua dan tiga Munara Sabilulungan 99, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, mulai diuji coba.

"Dengan diujicobakan MPP ini maka diharapkan tujuan penyederhanaan birokrasi di balik program pembangunan itu bisa terealisasi dengan maksimal," kata Dedi Taufik, di Bandung, Minggu.

Dedi mengatakan MPP Kabupaten Bandung ini telah diuji coba pada Kamis (22/4) seusai penandatanganan perjanjian kerja sama dan uji coba sarana layanan pada Lantai Dua MPP.


Kemudian ada 16 instansi pelayanan dilibatkan pada MPP tersebut seperti Polresta, Kejaksaan Negeri, Pengadilan Agama, Jasa Raharja, Disdukcapil, Bagian Hukum, Samsat dan BNN.

Dedi mengatakan secara arsitektur, munara dan MPP menjadi sebuah penciri Kabupaten Bandung terlebih di bagian atas gedung bisa melihat Bandung secara 360 derajat.

Akan tetapi di samping arsitektur, ia menyoroti fungsi dari MPP dan dirinya berharap proyek pembangunan yang baik harus bisa diimbangi dengan layanan maksimal, salah satunya memudahkan masyarakat mendapatkan layanan.

"Jadi ini sebuah inovasi penyederhanaan birokrasi, masyarakat dipermudah dalam melakukan berbagai aktivitas pelayanan publik di satu tempat," kata dia.

Ia menuturkan tugas jajaran Pemkab Bandung ke depan adalah mengisi kelengkapan konten karena kolaborasi dan sinergi dengan instansi pelayanan untuk mengisi konten MPP sudah terbentuk.

“Tinggal kolaborasi dengan UMKM dan pengaturan display kulinernya,” kata dia.

Sementara itu, Kapolresta Bandung Hendra Kurniawan mengatakan jajarannya akan memberikan berbagai pelayanan dan masyarakat juga bisa melakukan konsultasi terkait produk-produk yang dikeluarkan Polresta Bandung.

“Tujuan MPP ini kan untuk mempermudah masyarakat, sehingga lebih banyak pilihan dalam mencari layanan di kepolisian dengan menyesuaikan jam kerja,” kata Hendra. (antara)