Raden Tedi Minta ASN Jangan Mudik Lebaran

Raden Tedi Minta ASN Jangan Mudik Lebaran
istimewa



INILAH, Bandung – Seiring dengan terbitnya Surat Edaran (SE) Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPANRB) Nomor 8/2021 tentang Pembatasan Kegiatan Bepergian ke Luar Daerah dan/atau Mudik dan/atau Cuti Bagi Pegawai ASN dalam Masa Pandemi Covid-19 selama 6-17 Mei 2021.

Anggota Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Barat Raden Tedi meminta kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN), untuk menghargai keputusan pemerintah pusat tersebut dengan tidak memaksakan pulang kampung halaman pada libur lebaran nanti.

Dia mengatakan, kebijakan tersebut terpaksa dilakukan guna mencegah penyebaran virus Covid-19 agar tidak meluas. Mengingat aktivitas mudik berpotensi memunculkan kerumunan, sehingga dikhawatirkan dapat menimbulkan klaster baru akibat dari kebiasaan tersebut.


“Kita sangat berharap dan meminta kepada ASN kita yang ada di Jawa Barat untuk tidak mudik. Mohon kerjasamanya dan bersabar, supaya pandemi ini tidak semakin parah. Kita sudah melakukan berbagai upaya, selama satu terakhir dan mau tidak mau upaya dengan tidak mudik ini tetap kita lakukan, agar tidak menimbulkan klaster baru. Sampai akhirnya musibah pandemi ini betul-betul berakhir,” ujar Tedi kepada INILAH, Minggu (25/4/2021).

Dia berharap, para ASN maupun masyarakat dapat memaklumi kebijakan tersebut dan bisa bersabar untuk kedua kalinya, karena tidak dapat berkumpul bersama keluarga di kampung halaman selama libur lebaran. Meski diakuinya sangat berat bagi masyarakat, akibat adanya putusan tersebut.

“Kami harapkan para ASN dan masyarakat bisa mengerti akan kebijakan ini. Mohon dengan sangat bersabar, untuk kedua kalinya karena tidak bisa mudik lebaran. Tidak bisa berkumpul bersama keluarga besar. Walaupun saya mengerti, ini sangat berat bagi masyarakat. Tapi kita tidak ada pilihan sementara ini, sampai pandemi betul-betul berakhir,” ucapnya. (Yuliantono)