Semangat Donor Plasma Konvalesen, Ini Cara Ketua DPRD Bantu Pasien Covid-19

Semangat Donor Plasma Konvalesen, Ini Cara Ketua DPRD Bantu Pasien Covid-19



INILAH, Bogor - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bogor, Atang Trisnanto dinyatakan lolos skrining donor plasma konvalesen, dengan segera Atang menjalani donor yang ditujukan sebagai salah satu terapi untuk penyembuhan pasien Covid-19 pada Kamis (22/4/2021) malam.

 

Atang mengaku, semangatnya semakin menggebu sejak dinyatakan bahwa dirinya dapat menjalani donor plasma konvalesen. Semenjak sembuh dari infeksi Covid-19, hikmahnya semakin dekat dengan yang kuasa kemudian juga menjaga kesehatan, dan semakin peduli kepada yang lain.


 

"Kebahagiaan itu tidak dipendam sendiri. Saya ingin banyak pasien Covid-19 yang nasibnya serupa bisa kembali bahagia. Pilihan itu menjadi Pendonor plasma darah. Saya donor (plasma konvalesen) pas sehabis buka puasa," ungkap Atang pada Kamis (22/4/2021) malam.

 

Menurutnya, setelah dikontak oleh PMI, dirinya langsung meluncur ke UPTD PMI Kabupaten Bogor untuk donor plasma konvalesen. Ia mengaku tak ada kendala saat dirinya donor, termasuk tak ada efek samping yang dirasakan tubuhnya. 

 

"Alhamdulillah lancar, tidak ada kendala, dan tidak ada efek samping yang berarti," tuturnya.

 

Atang menjelaskan, setelah selesai donor tersebut, oleh petugas diberi pesan agar minum air putih yang banyak dari biasanya. Ia mengakui, dari donor plasma konvalesen terkumpul 615 cc yang akan dibagi menjadi tiga ampul dengan masing-masing 200 cc.

 

Sebelumnya, Atang Trisnanto menjalani skrining yang digagas relawan Temanco bersama Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bogor, UPTD Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Bogor di gedung DPRD Kota Bogor, Sabtu (10/4/2021) lalu.

Atang menjalani berbagai tahapan screening mulai dari pengecekan tensi darah, kondisi kesehatan, pengambilan sample darah hingga uji laboratorium.

Dalam kegiatan itu Atang Trisnanto yang juga politisi PKS itu ikut mendonorkan enam tabung darahnya untuk dilakukan uji lab.

 

Atang mengatakan, meski sudah ada penurunan angka positif Covid-19 di Kota Bogor, namun sampai saat ini masih banyak warga yang dirawat dan membutuhkan donor plasma konvaslesen untuk meningkatkan antibodi. Untuk itu, dirinya sebagai penyintas Covid-19 turut serta untuk melakukan donor plasma dengan dilakukan pengambilan sample darah untuk dilakukan uji laboratorium.

 

Sementara itu, Kepala UPTD PMI Kabupaten Bogor dr. Dini Susanti Hasan Toto mengatakan, plasma darah konvaselen merupakan pengobatan atau therapy pendamping bagi para pasien Covid-19 disamping pengobatan utama yang dilakukan oleh dokter di rumah sakit. Mereka yang terkonfirmasi positif Covid-19 kategori sedang ke berat memerlukan sekitar minimal dua kantong darah berisi 200 cc.

 

"Tapi ada yang membutuhkan empat kantong, itu tergantung kondisi pasien dan penilaian dari dokternya jadi nanti doketernya yang menentukan ditambah atau cukup dua kantong," pungkasnya. (rizki mauludi)