Telkom Digitalisasi Konektivitas

Telkom Digitalisasi Konektivitas
istimewa



INILAH, Bandung - PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (Telkom) meyakini pandemi mempercepat adopsi digital masyarakat. Untuk itu, dengan adanya digitalisasi dapat mempermudah aktivitas masyarakat dan menjadikan Indonesia lebih baik.

Pada momen Ramadan-Lebaran tahun ini, Telkom memastikan kualitas layanan terbaik kepada pelanggan. Untuk itu, BUMN bidang telekomunikasi itu mengadakan rangkaian kegiatan tahunan TelkomGroup Siaga Ramadan-Idul Fitri 2021 bertema Tetap Terhubung dan Terlindung. 

Direktur Utama Telkom Ririek Adriansyah mengatakan, kesiapsiagaan yang diselenggarakan secara nasional itu terdiri dari tiga program utama. Yakni, Layanan Prima, Paket Khusus, dan Telkom Berbagi. Sebagai awal, pihaknya menyambangi kantor Telkom Regional III. 


Saat itu, Ririek menyerahkan secara simbolis bantuan TelkomGroup berupa bantuan bedah panti asuhan dan pesantren, santunan anak yatim, dan santunan duafa. Total bantuan yang diberikan untuk Telkom Regional di seluruh Indonesia mencapai Rp1,6 miliar. Selain itu, juga dilaksanakan program LinkAja Charity yaitu Program Sahabat Ramadan sebagai media untuk karyawan yang ingin berbagi kepada sesama. 

Selain menyerahkan bantuan, jajaran direksi juga meakukan peninjauan infrastruktur di Posko TelkomGroup yang berlokasi di Graha Merah Putih, Bandung. Ririek meninjau kesiapan layanan TelkomGroup, terutama di wilayah Telkom Regional III Jabar selama Ramadan-Lebaran.

“Pandemi Covid-19 belum berakhir. Kami sadar pentingnya konektivitas sebagai salah satu roda penggerak percepatan ekonomi terlebih di saat menjelang Idul Fitri. Untuk itu, kami siapkan petugas posko yang standby 24x7 demi memastikan kualitas layanan TelkomGroup tetap prima hingga saat lebaran, di mana kegiatan conference call dan video conference akan marak digunakan keluarga yang ingin bersilaturahmi walau berjauhan,” kata Ririek, Rabu (21/4/2021).

Tak hanya infrastruktur, Ririek juga mengunjungi data center neuCentrIX Lembong. Pusat data itu merupakan inisiatif TelkomGroup dalam melayani market wholesale industri telekomunikasi dan ekosistem digital melalui penyediaan layanan data center dengan coverage terluas dan berdaya saing global. Bersaing dengan berbagai pelaku bisnis global dan domestik, Telkom optimis memperluas kapasitas dan jangkauan data center di berbagai kota di Indonesia.

Ririek pun berinteraksi dengan pelanggan di GraPARI TelkomGroup Lembong dan memberikan bingkisan kepada pelanggan tersebut. Ririek mengingatkan petugas dan karyawan yang beraktivitas untuk tetap menjaga kesehatan dan menjalankan protokol kesehatan dikarenakan situasi pandemi yang masih berlangsung. Selain itu, Ririek juga melihat Digital Marketing Operation yaitu sistem data analytics yang digunakan untuk kebutuhan pemasaran dan mengetahui voice of customer IndiHome.

Sementara itu, Executive Vice President Telkom Regional III Area Jawa Barat Sujito mengamini pandemi mempercepat transformasi digital berkali-kali lipat. Dia mengharapkan, revolusi digital itu pun bisa memberikan dampak positif terhadap percepatan pertumbuhan ekonomi.

“Di Jabar, untuk digitalisasi konektivitas cakupannya hingga kini mencapai 85%. Untuk kabupaten/kota se-Jabar itu sudah seratus persen terhubung. Sedangkan, di tingkat desa yang jumlahnya sekitar 5.500 desa itu cakupannya mencapai 80%,” ujar Sujito.

Khusus mengenai IndiHome, dia mengaku saat ini terdapat 872 ribu pelanggan di Jabar. Saat pandemi, pertumbuhannya relatif cepat. Lantaran dipicu kebutuhan mendesak, angka pertumbuhan perlanggan baru itu mencapai 60%.

“Untuk IndiHome ini kita terus berbenah. Seiring meningkatkan pelayanan, kita memberikan edukasi produk kepada konsumen secara masif. Kita pun melakukan sinergi dan kolaborasi dengan para Sahabat Desa Mandiri. Ada sekitar 3.000an pelaku UMKM yang minta diajarkan digital marketing untuk keperluan bisnisnya,” tuturnya. (dnr)