Jangan Lagi Ragukan Vaksin Rujukan Pemerintah

Jangan Lagi Ragukan Vaksin Rujukan Pemerintah



INILAH, Bandung – Ketua Komisi V Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Barat Dadang Kurniawan meminta kepada masyarakat, untuk tidak lagi meragukan vaksin yang menjadi rujukan dari pemerintah pusat, dalam rangka upaya mengakhiri pandemi Covid-19 di Indonesia.

Dia mengatakan, sudah tidak ada alasan lagi bagi masyarakat untuk meragukan vaksin yang tengah didistribusikan saat ini. Mengingat pemerintah sendiri sudah menggunakannya, meski tidak ada jaminan setelah diinjeksi vaksin pasti tidak akan terjangkit Covid-19. Hanya saja kata Dadang, paling tidak setelah disuntik vaksin dapat meminimalisir risiko bahaya akibat penularan pandemi tersebut.

Dia berharap, seluruh masyarakat baik di Jawa Barat maupun Indonesia dapat memanfaatkan kesempatan untuk di vaksin, guna menuntaskan penderitaan akibat dari pandemi yang sudah berjalan selama setahun terakhir. Mengingat dampak dari Covid-19 lanjut dia, tidak hanya menerpa masalah kesehatan tetapi juga seluruh persoalan manusia.


“Saat ini, tingkat kesadaran masyarakat harus lebih ditingkatkan lagi terhadap manfaat vaksin. Sampai hari ini, masih banyak isu di tengah masyarakat terkait vaksin. Dampaknya atau pandangan lain mengenai vaksin. Padahal sudah seharusnya kita mencoba solusi ini. Pemerintah sudah memberikan contoh, DPRD, ASN semua sudah di vaksin untuk membuktikan bahwa apa yang kita pakai itu aman. Jadi saya harap, kalau ada kesempatan atau peluang sudah seharusnya semua masyarakat kita di vaksin,” kata Dadang kepada INILAH, Kamis (22/4/2021).

Anggota Fraksi Partai Gerindra Persatuan ini juga mendorong kepada semua pihak, agar terus mensosialisasikan pentingnya vaksinasi bagi masyarakat. Supaya target herd immunity atau kekebalan populasi terhadap Covid-19 dapat segera tercapai, sehingga semua aktivitas masyarakat dapat berjalan seperti sebelumnya.

“Kita juga meminta kepada pihak-pihak yang terkait untuk terus disosialisasikan mengenai vaksin ini. Mudah-mudahan semua bisa berjalan normal kembali, jika semua masyarakat sudah di vaksin,” ucapnya. (Yuliantono)