Pedagang Pasar Divaksin, Protokol Kesehatan Tetap Dijaga

Pedagang Pasar Divaksin, Protokol Kesehatan Tetap Dijaga
istimewa



INILAH, Jakarta-Dengan ikut serta divaksin Covid 19, pedagang pasar, pelaku dunia usaha dan UMKM berharap ikut dapat mengendalikan penanganan pandemi Covid 19.

Selain itu, dengan divaksinasi Covid 19 juga akan menimbulkan rasa aman para pelaku konsumen dalam melakukan transaksi.

Momentum ini hendaknya menjadi dorongan kuat untuk pulihnya kembali kehidupan masyarakat atay beraktivitas normal.


Rencana pemerintah untuk memvaksin pedagang pasar, pelaku usaha dan pelaku UMKM ini diapresiasi oleh Ferry Juliantono selaku Ketua Umum Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI).

“Pedagang pasar perlu untuk divaksinasi karena mereka yang sering berinteraksi dengan masyarakat, mudah-mudahan pemerintah bisa mendorong vaksinasi di semua pasar yang ada,” terang Ferry dalam acara Dialog Publik yang diselenggarakan KPCPEN, Kamis, (22/4).

Direktur Utama PD Pasar Jaya, Arief Nasrudin pada kesempatan yang sama menambahkandi Pasar Tanah Abang yang saat ini sudah selesai vaksinasi kedua, telah mampu memberikan efek psikologis seperti adanya keramaian.

"Walaupun pedagang pasar sudah divaksin Covid 19,  saya tetap meminta pedagang dan  pengunjung untuk selalu memperhatikan protokol kesehatan (Prokes) Covid 19," tambah Arief.

Ia menuturkan jumlah pedagang pasar di Pasar Tanah Abang yang sudah divaksin Covid 18 mencapai lebih dari 30 ribu, hal ini 

menjadi prestasi tersendiri mengingat estimasi awalnya sebanyak 15 ribu pedagang pasar yang akan divaksinasi di lokasi tersebut.

“Saat ini kita sudah melakukan Vaksinasi Covid 19 di tiga unit pasar besar di DKI Jakarta yaitu Pasar Tanah Abang, Pasar Induk Kramat Jati dan Pasar Kebayoran Lama. Tahap berikutnya di Pasar Majestik,” tambahnya.

Ketua Umum Asosiasi UMKM Indonesia (Akumindo) M Ikhsan menuturkan selain dari vaksinasi COVID-19, pemulihan ekonomi ini juga ditunjang oleh kebijakan pemerintah lainnya. 

“Seiring dengan program vaksinasi Covid 19 ada kepercayaan diri masyarakat untuk bisa keluar rumah sehingga terjadi peningkatan konsumsi. Keberhasilan pemerintah dalam program vaksinasi untuk menangani COVID-19, berarti juga keberhasilan pemerintah dalam memulihkan ekonomi,” tutur Ikhsan. (Reza Zurifwan)